Imanuel Nuhan Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pemakaman mendiang penerjun pertama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) di Kalimantan Tengah (Kalteng) Serma (Purn) Imanuel Nuhan digelar secara militer.
Putra terbaik Kalteng ini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, Kota Palangka Raya, Sabtu (12/10/2019).
Tampak hadir pada pemakaman tersebut, Danrem 102/Pjg, Kolonel Arm Saiful Rizal, Kapolda Kalteng,  Irjen Pol Ilham Salahudin dan serta Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar serta lainnya. Juga tidak ketinggalan Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri serta sejumlah keluarga, kerabat dan handai taulan yang turut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Diketahui, mendiang Imanuel Nuhan ini adalah penerjun pertama Indonesia yang sukses melakukan aksinya bersama 12 rekannya pada 17 Oktober 1947 silam di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Mendiang Imanuel Nuhan lahir di Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) 1 Januari 1924 dan selama hidupnya di anugerahi Satya Lencana, diantaranya Satya Lencana peristiwa ambil militer satu RI 1958, Satya Lencana peristiwa perang ke dua RI 1958, tanda jasa pahlawan perjuangan gerilya membela kemerdekaan negara tahun 1960, Satya lencana peristiwa peristiwa operasi Kalimantan tahun 1964, gelar kehormatan veteran pejuangan kemerdekaan RI tahun 1981 dan Bintang Swabuana Paksa Nararia tahun 1995.
Almarhum meninggal dunia di Palangka Raya tanggal Rabu tanggal 9 Oktober 2019 pukul 19.00 WIB karena sakit.
Disela pemakaman tersebut, Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul Siregar mengatakan, bahwa almarhum adalah pribadi yang cukup sederhana dan mulai mengenal saat menjabat Kapolres Palangka Raya.
"Tentu, kita sebagai generasi penerus perjuangan harus meneledani sikap dan kepribadian beliau. Beliau dimasa mudanya di habiskan untuk melakukan perjuangan fisik melawan penjajah," ungkapnya.
Selaku Kapolres Ia meresa sangat kehilangan dan mengucapkan belasungkawa serta mendoakan almarhum di terima di sisinya dan untuk keluarga yang di tinggalkan selalu diberi kekuatan, ketabahan dan keikhlasan.
"Selamat jalan pejuang bangsa, jasamu akan selalu kami ingat dan kami sebagai generasi penerus akan melanjutkan perjuanganmu dengan melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara Republik Indonesia," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG