Edvin: Keberadaan Damang dan Mantir Ringankan Tugas Penegak Hukum

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Betapa pentingnya peran Damang dan Mantir di daerah, hingga keberadaannya sangat membantu meringankan tugas penegak hukum.
Itu disampaikan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Pulang Pisau, Edvin Mandala di Pulang Pisau, Minggu (13/10/2019) usai menggelar Bimtek peningkatan kapasitas Kedamangan dan Mantir di Kecamatan Kahayan Kuala beberapa waktu lalu.
"Peran dari Damang dan Mantir ini tentunya sangat membantu tugas kepolisian dan kejaksaan serta pengadilan dalam penegakan hukum, khususnya dalam hukum perdana. Jadi, cukup Damang dan Mantir saja yang menanganinya," kata Edvin yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerakan Demokrat Persatuan DPRD Kabupaten Pulang Pisau.
Menurut Edvin, dengan kehadiran Damang dan Mantir tentunya mampu memberikan dampak positif dalam penegakan hukum adat dan perbaikan norma-norma adat, sehingga kearifan lokal mampu terjaga dengan baik di lingkungan masyarakat lokal.
"Jadi, dengan ini tentunya nampak terlihat sinergitas antara penegak hukum baik itu pihak kepolisian, kejaksaan serta pengadilan. Sehingga, dengan adanya Mantir dan Damang akan meringankan tugas penegak hukum yang lain. Baik ditingkat desa/kelurahan maupun kecamatan," pungkasnya.
Disisi lain, Edvin juga menyinggung masalah keberadaan balai adat yang hingga kini belum maksimal realisasi pembangunannya. Padahal, salah satu fungsi balai adat adalah wadah bermusyawarah para Damang dan Mantir serta masyarakat lokal dalam mencari kemufakatan.
"Contoh bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam membangun balai adat, yakni terlihat dari bangunan yang diduga mangkrak di dua kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau, yaitu balai adat yang ada di Kecamatan Jabiren dan Maliku. Padahal hal itu masuk dalam Visi-Misi dan RPJMD 2014-2018 lalu," pungkasnya.
Dengan, itu tambahnya, kedepan agar pemerintah benar-benar memperhatikan pembangunan balai adat di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau ini.
"Bangunan balai adat di dua kecamatan itu belum selesai atau terhenti dengan alasan belum ada anggaran. Kan, sangat disayangkan seperti itu," tukasnya.[manan]
loading...
TAG