Dituding Potong Gaji Satgas Karhutla, Ini Penjelasan Kabid BPBD

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Setelah beberapa bulan berjibaku memadamkan api dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, puluhan Satgas Karhutla BPBD setempat disebutkan kecewa.
Mereka dikabarkan kecewa dengan honor yang menjadi hak mereka mendapat potongan dari oknum Kabid Pencegahan dan Pengendalian Operasi BPDB Pulang Pisau.
Menurut salah seorang petugas yang namanya enggan disebut, sekitar bulan Agustus lalu, saat awal perekrutan semua anggota Satgas, yakni sebanyak 60 orang telah terjadi pemotongan dari honor yang diterima oleh Kabid tersebut.
"Kata Kabidnya, uang itu untuk pembuatan baju seragam petugas lapangan seharga 200 ribu per orang sebanyak 60 orang. Namun, sampai saat ini, kami belum terima seragam yang dimaksud. Bahkan hingga kabarnya pun tidak ada, padahal bulan ini kontrak kami berakhir," keluh relawan kepada awak media di Pulpis, Selasa (15/10/2019).
Sementara, dari keterangan Kabid dimaksud, yakni Tekson, Ia tidak memungkiri kalau insentif anggota Satgas Karhutla itu telah dipotong. Namun, lanjutnya, tidak seperti yang disampaikan anggota Satgas.
"Jadi, pemotongan itu benar. Namun telah disepakati bersama oleh tim Satgas. Nah, kenapa belum selesai sampai saat ini, karena dalam pelaksanaannya ada kesalahan teknis, yakni ada kesalahan penulisan nama di baju tersebut. Jadi, perlu ada perombakan lagi. Tapi tadi sudah saya konfir lagi, insya Allah Minggu depan selesai," tuturnya dengan cukup singkat.[manan]
loading...
TAG