Calhaj 2020 Kapuas Diberi Penjelasan Kesehatan dan Kelengkapan Administrasi

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Calon Haji (Calhaj) yang akan diberangkatkan pada 2020, diberikan penjelasan terkait masalah kesehatan dan kelengkapan berkas serta foto terbaru masing-masing Calhaj tersebut.
Untuk menyampaikan hal itu, Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kapuas menggelar rapat koordinasi kepada Calhaj yang masuk estimasi keberangkatan tahun 2020 yang diperkirakan sebanyak 470 jemaah, Selasa (30/10/2019) di aula Kemenag Kapuas.
Kasi PHU Kemenag Kapuas, H Asyhadi mengatakan, pertemuan dan Calhaj dibagi 4 gelombang, mengingat jumlah Calhaj cukup banyak.
"Adapun kelengkapan berkas bagi calon haji tersebut yakni BPIH, KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Buku Nikah," terang Ashyhadi.
Berkas-berkas tersebut, kata Asyhadi, nantinya akan digunakan untuk perlengkapan pembuatan paspor. Oleh karena itu, jangan sampai ada kesalahan data di salah satu berkas calon jemaah sehingga nanti tidak ada kendala.
"Kita ketahui paspor ini merupakan alat utama agar masuk ke suatu negara termasuk ke Arab Saudi,” ucap Asyhadi.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Ahmad Zayad menyampaikan  perihal pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji, dilakukan bersama RSUD Kapuas dan Puskesmas menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan tahap satu terhadap seluruh Calhaj tahun 2020.
“Pemeriksaan kesehatan tahap satu ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan Calon haji apakah termasuk yang resiko tinggi atau tidak, sehingga bisa secepatnya diketahui dan selanjutnya diberikan pembinaan dalam masa tunggu,” ucap Zayad.
Diterangkannya, bagi jemaah yang mempunyai penyakit tertentu dan perlu penanganan lanjutan agar mematuhi petunjuk dokter, sehingga nanti pada saat pemeriksaan tahap dua bisa mendapatkan Istitthaah Kesehatan.[zulkifli]
loading...
TAG