Buka Rakor HAM, Ini Tujuh Poin yang Disampaikan Bupati Edy

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Bertempat di Mess Pemda, Jalan Oberlin Metar, Kota Pulang Pisau, Kamis (10/10/2019), telah berlangsung kegiatan Rakor HAM yang digelar oleh Bagian Hukum Setda Kabupaten Pulang Pisau.
Mewakili Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo, kegiatan dibuka oleh Asisten I Setda Pulang Pisau, Susilo I Tamin. Dihadiri Kabag Hukum,  Supriadi, Kasi Intel Kejari Pulpis, M Kahfi, sejumlah Camat, dan para undangan rakor.
Dalam poin sambutan Bupati yang dibacakan Susilo menyampaikan bahwa dalam rangka perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) Pemkab Pulang Pisau telah melakukan beberapa hal, yakni pihaknya telah memasyarakatkan dan membudayakan HAM di tengah-tengah masyarakat dengan cara menggelar sosialisasi bertemakan HAM secara berkala mulai tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa.
Selanjutnya, Pemkab Pulpis juga telah mengimplementasikan HAM dalam program kegiatan pemerintah daerah yang dijabarkan oleh OPD lingkup Pemkab Pulpis melalui program kerja masing-masing.
Masih dalam poin sambutan Bupati Edy, bahwa pihaknya telah mendorong masing-masing Kepala OPD untuk mempersiapkan fasilitas pelayanan publik ke instansinya masing-masing yang dan layak bagi kaum disabilitas dan masyarakat umum secara keseluruhan.
"Untuk poin keempat ini, kita telah memprogramkan kegiatan penilaian OPD peduli HAM tahun 2019, yang bekerjasama dengan kantor wilayah kementerian hukum dan HAM Kalteng," katanya.
Berikutnya, di poin kelima, telah memprogramkan pembangunan fasilitas publik yang ramah bagi kaum disabilitas sehingga terwujud kota Pulang Pisau yang ramah bagi kaum dipabel.
Selanjutnya di poin keenam, meningkatkan perlindungan bagi kelompok rentan dan kaum termarjinalkan melalui upaya perlindungan secara terpadu, terarah, berkesinambungan dan menyeluruh.
"Sedangkan untuk poin terkahir, yakni ketujuh, telah meningkatkan upaya pengharmonisasian produk hukum daerah, sehingga selaras dan memenuhi unsur nilai-nilai HAM," terangnya.
Dari itu, tambah Susilo, kedepan Pemkab Pulang Pisau akan sangat konsen sekali terhadap isu-isu HAM. Dimana, tambahnya, isu HAM bukan lagi dalam tatanan konsep dan teori namun sudah diwujudnyatakan dalam pemberian pelayanan fasilitas-fasilitas publik milik pemerintah dan pelaksana.
"Jadi, rakor ini kita harapkan bukan hanya kegiatan sekedar kegiatan seremoni saja, namun mampu diimplementasikan," tutupnya.[manan]
loading...
TAG