Babukung Lamandau Masuk 100 Kalender Event Wonderful Indonesia

Print Friendly and PDF
NANGA BULIK - Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memang erat kaitannya dengan budaya dan adat istiadat suku dayak. Salah satunya Kabupaten Lamandau dengan pertunjukan Tari Babukung.
Tari ini bahkan masuk dalam 100 kalender event wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Festival Babukung sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar di Nanga Bulik, ibukota Kabupaten Lamandau.
Even tahunan ini pertama kali digelar pada 2014. Di 2019 ini sudah memasuki tahun kelima, dan event kali ini digelar dari 11 hingga 13 Oktober 2019.
Festival Babukung ini pun menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Festival Babukung berawal dari Babukung yang merupakan tarian ritual adat kematian Suku Dayak Tomun di Lamandau.
Tarian ini menggunakan topeng dengan karakter hewan tertentu yang disebut Luha, sedangkan para penari disebut Bukung. Bukung-bukung ini datang dari desa tetangga atau kelompok masyarakat dengan tujuan menghibur keluarga duka sembari menyerahkan bantuan.
Event tradisional ini juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah Guntur Talajan, Perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Usai membacakan amanat Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Bupati Lamandau, Hendra Lesmana membuka secara resmi Festival Babukung dengan memukul gong dan melepas peserta Karnaval Babukung.
Perhelatan akbar ini menampilkan tari dan keunikan topeng atau luha (sebutan Dayak Tomun) serta keindahan para penari bukung.
Tarian Bukung sebenarnya adalah tarian yang ditampilkan saat ada orang yang meninggal, dan bertujuan untuk menghibur keluarga duka. Namun Pemerintah Kabupaten Lamandau mengangkat tradisi ini menjadi festival rutin yang diselenggarakan tiap tahunnya.
"Jadi Festival ini sudah masuk dalam agenda Kementerian Pariwisata, dan diikuti oleh hampir 1000 orang peserta dari berbagai kecamatan dan sanggar, dan rangkaian acaranya tadi ada karnaval," kata Hendra.
Hendra berharap ke depannya akan selalu berinovasi dalam menyajikan Festival Babukung ini agar terus eksis, menarik dan dapat dinikmati oleh masyarakat, serta dengan adanya festival ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Semoga kedepannya even ini semakin meriah lagi dan bisa mengenalkan budaya yang dimiliki Kalimantan Tengah ke seluruh dunia," tutupnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG