Akper Kapuas Wisuda 101 Ahli Madya Keperawatan

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Sidang Senat Terbuka Wisuda dan Pengambilan Sumpah serta Pelantikan 101 Ahli Madya Keperawatan Angkatan XVI Tahun 2019 digelar Akademi Keperawatan (Akper) Kapuas di Aula Kantor Bupati Kapuas, Selasa (8/10/2019) pagi.
Wisuda kali ini dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnor, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Apendi, dan Plt. Direktur Akper Pemkab Kapuas Santoso, M.Pd.
Sementara prosesi pengambilan sumpah lulusan Akper dilakukan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kalimantan Tengah H. Riduan, SKM. M.Kes. Kemudian prosesi pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas yang disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Plt. Direktur Akper Pemkab Kapuas.
Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wabup Nafiah menyampaikan ucapan selamat kepada 101 ahli madya keperawatan baru dan telah siap memberi pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat yang tersebar hingga pelosok Kabupaten Kapuas.
"Saya yakin atas dedikasi yang tinggi dan sikap profesional direktur, seluruh dosen dan segenap civitas akademika Akper Pemkab Kapuas, para lulusan tidak hanya kompeten dan profesional dalam bidang keperawatan" ucap Nafiah.
Tetapi, lanjutnya, juga akan mengabdi diri dengan selalu mengedepankan prinsip kerja cerdas, ikhlas, berkualitas dan tuntas.
Dikatakan Nafiah, Pemkab Kapuas terus berupaya mendapatkan kuota untuk merekrut pegawai negeri termasuk bidang kesehatan.
"Selama menunggu hal tersebut, kami yakin kompetensi yang dimiliki para lulusan akan mampu bersaing bahkan menciptakan peluang kerja berupa praktik mandiri dalam batas yang tidak menyimpang dari profesional seorang Ahli Madya Keperawatan," kata Nafiah.
Sementara itu, kepada Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dan segenap civitas akademika Akper Pemkab Kapuas ia berpesan agar senantiasa berinovasi walaupun dalam kondisi yang serba terbatas.
"Terbatas sumber daya manusia sebagai penggerak maupun sumber pendanaan untuk operasional bukan menjadi penghambat tetapi merupakan pemicu semangat pengabdian terbaik kita semua kepada bangsa dan negara serta mendapatkan Ridha dari Allah Subhanahu Wata'ala," pungkas Nafiah.[zulkifli]
loading...
TAG