Akhir Bulan Ini Kejati Tetapkan Tersangka Kasus PDAM Kapuas

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pasca memeriksa sekitar 16 orang, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) akhir bulan ini bakal menetapkan status tersangka. Itu berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi penyertaan dana ke Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) Kabupaten Kapuas.
"Akhir bulan lah kita akan tetapkan tersangkanya, yang penting sudah ada bayangannya," ungkap Kepala Seksi Penyidikan Kejati Kalteng, Rahmad Isnaini SH MH di ruang kerja kepada awak media, Senin (14/10/2019).
Rahmad juga menyampaikan, untuk masalah jumlah tersangkanya berapa, pihaknya masih merahasiakannya. Karena masih didalami, yang pasti Kejati menegaskan ada tersangkanya.
"Masalah jumlahnya berapa orang nanti saja, yang terlibat akan kami proses. Bahkan siapapun mereka yang mengetahui perkara ini akan dijadikan saksi," tegasnya.
Akan tetapi hingga saat ini, lanjutnya, untuk kerugian negara dalam perkara PDAM masih dalam penghitungan. Menunggu penetapan tersangka terlebih dahulu, karena untuk menghitung harus lebih berhati-hati.
"Kalau masalah kerugian negara masih menunggu, namun kita sudah melakukan ekspose terkait permasalahan ini," tuturnya," tutur pria yang murah seyum ini.
Kasus dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana penyertaan modal 2016-2018 pada PDAM Kuala Kapuas terus bergulir. Bahkan Kejati Kalteng segera memanggil semua anggota dewan yang terkait dengan PDAM.[deni]
loading...
TAG