426 KK Terdampak, Banjir di Mandau Telawang Berangsur Surut

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Mandau Telawang Kabupaten Kapuas, mulai berangsur surut.
Akibat musibah banjir tersebut di Desa Jakatan Masaha korban terdampak sebanyak 110 kepala keluarga, (KK) sementara di Desa Sei Pinang sebanyak 316 KK terdampak.
Banjir yang terjadi sejak Sabtu (26/10/2019) mengakibatkan sebanyak 89 rumah di Desa Jakatan Masaha terendam banjir. Bukan hanya itu, 3 buah fasilitas umum turut terendam yakni, rumah ibadah, sekolah dan kantor desa setempat.
Sementara itu, di Desa Sei Pinang dilaporkan sebanyak 286 rumah warga tergenang, 2 sekolah terendam dan 1 fasilitas umum juga tergenang.
Laporan Pusdalops PB-BPBD Kabupaten Kapuas menyebutkan pada 28 hingga 29 Oktober 2019 kondisi banjir di Desa Jakatan Masaha dan Desa Sei Pinang sudah mulai berangsur surut.
"Di Desa Jakatan Masaha ketinggian air rata-rata 10 hingga 30 sentimeter dan untuk Desa Sei Pinang ketinggian air rata-rata 50 sampai 100 sentimeter kondisi air terus mengalami penurunan," kata Panahatan Sinaga, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Selasa (29/10/2019).
Laporan sementara, terang dia, tidak ada warga yang mengungsi dan aktivitas warga berjalan normal.
"Penyebab banjir akibat hujan dengan intentitas yang tinggi sebelumnya, kemudian terjadi luapan di DAS Kapuas," ungkap Sinaga.
BPBD Kapuas, lanjutnya, terus memonitor situasi terkini dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.[zulkifli]
loading...
TAG