Waduh..!, Dua Tahun Pustu Pahandut Seberang Rusak Parah

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Kendati sifatnya hanya membantu, keberadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) sangat diperlukan bagi masyarakat sekitar. Sejatinya fasilitas kesehatan harus diperhatikan demi pelayanan.
Sayang, fakta di lapangan berbanding terbalik dengan kondisi di Pustu Pahandut Seberang yang boleh dikatakan sangat tidak layak.
Padahal di sekitar Pustu, ada kurang lebih 3000 jiwa yang seharusnya bisa mendapat pelayanan maksimal di Pustu yang hanya berbahan kayu.
Jelas diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia (RI) nomor 75 tahun 2014, di antaranya menyebutkan fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat.
Namun sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat Pustu yang berada di bawah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pahandut ini sangat memprihatinkan. Ini terlihat dari kondisi bangunan yang sebagian sudah hancur, seperti bagian atap dan plafon.
Saat dikonfirmasi, Kepala Puskemas Pahandut Ridwan menjelaskan, kondisi Pustu Pahandut Seberang sudah hampir dua tahun tidak layak.
"Saya sudah meminta agar dilakukan perbaikan atau pembangunan Pustu di Pahandut Seberang pada tahun 2018 lalu," jelas Ridwan, Jumat (13/9/2019).

Namun semua kewenangan ada di Dinas Kesehatan Masyarakat. Puskesmas Pahandut hanya berhubungan dengan pelayanan saja atau mungkin dengan fasilitas penunjang.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo mengakui kondisi pustu yang tidak layak. Saat ini pelayanan dilaksanakan di kampung Pahandut Seberang, tepatnya di rumah salah satu staf Pustu Pahandut Seberang dan berjalan kurang lebih satu bulan ini.
"Rencananya tahun depan akan dibangun baru bangunan Pustu Pahandut Seberang. Jadi pelayanan sementara dipindah ke rumah staf Pustu," kata Andjar.
Terkait anggaran yang disiapkan untuk membangun Pustu Pahandut Seberang, Andjar mengaku tidak hafal secara detail. Pastinya ntuk meningkatkan pelayanan pihaknya akan membangun Pustu yang baru tahun depan.
"Saya tidak hafal anggarannya berapa untuk pembangunan Pustu tersebut, yang jelas tahun depan pasti dibangun," tegasnya.
Andjar juga menjelaskan kondisi Pustu tersebut memang sudah lumayan lama tidak layak. Maka dari itu, agar pelayanan masyarakat tetap terlayani, sementara dipindah.
Sementara itu, salah satu warga Jannah mengaku sangat kecewa dengan kondisi Pustu di dekat tempat tinggalnya. Bagaimana tidak sudah hampir dua tahun sangat memprihatinkan dan kondisi rusak berat. Bahkan rumput mulai panjang hingga jalan menuju masuk pun sudah goyang dan rapuh.
"Jelas kecewalah, padahal sudah dua tahun seperti ini. Bagaimana masyarakat mau datang untuk berobat ke Pustu, jika kondisinya seperti itu. Seharusnya kan dari dinas cepat tanggap masalah kesehatan," pungkasnya.[kenedy]
loading...
TAG