Usaid Lestari Fasilitasi MoU antara Pemkab Pulpis dan PT Kahayan Berseri

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Upaya membantu memperkuat pengelolaan komoditas karet di Kabupaten Pulang Pisau, Usaid Lestari memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dengan PT Kahayan Berseri.
Kegiatan berlangsung di Aula PT Kahayan Berseri, Jalan Trans Kalimantan, Desa Garung, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (12/9/2019).
Acara dihadiri Wakil Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, Ketua DPRD Pulpis H Ahmad Rifai, perwakilan dari Kemendes, perwakilan UPT Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan SOPD Kabupaten Pulang Pisau, Usaid Lestari Chief of Party Reed Merrill dan Usaid Lestari Katingan Kahayan Landscape Coordinator Rosenda Chandra Kasih.
Dikatakan Landscape Coordinator Usaid Lestari Katingan Kahayan, Rosenda Chandra Kasih bahwa penandatangan nota kesepakatan bersama bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi para pihak dalam mendukung peningkatan ekonomi daerah, mendorong pengelolaan bahan olah karet bersih yang sesuai dengan standar karet Indonesia (SIR), membangun tata niaga karet yang baik guna meningkatkan harga jual dan kualitas serta memberdayakan dan mensinergikan sumber daya para pihak untuk memperkuat Unit Pengolahan dan Pemasaran BOKAR (UPPB).
Selanjutnya, terang Rosenda, kegiatan pengiriman bersama Bokar kepada PT Kahayan Berseri sebanyak 14 ton, melibatkan 4 UPPB yaitu UPPB Handep Hapakat, UPPB Maliku Bersama, UPPB Pangkuh Bersatu dan UPPB Sepakat Bersama. Kl
Keempat UPPB, kata Rosenda,  merupakan UPPB yang selama ini mendapat dampingan Usaid Lestari, mendukung Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan melestarikan keanekaragaman hayati di ekosistem hutan dan mangrove yang kaya karbon dan secara biologis penting.
"Penandatangan MoU yang kemudian diikuti oleh pengiriman bersama Bokar oleh UPPB ke PT Kahayan Berseri," ujarnya.
Dia juga menjelaskan, di Kalimantan Tengah, melalui skema Kemitraan Pemerintah Swasta (KPS), Lestari bekerja untuk mengembangkan kawasan gambut secara produktif, berbasis masyarakat dan berkelanjutan melalui kerjasama yang dilakukan dengan KPH, masyarakat dan sektor swasta.
Menurutnya, penguatan usaha karet yang dibangun Usaid Lestari kata di melibatkan pemerintah (KPH), sektor swasta, dan masyarakat. Pendekatan ini menyasar pada perbaikan tata kelola lahan mulai dari sektor hulu sampai ke sektor hilir. Disektor hulu menyasar pada perbaikan tata kelola lahan karet melalui pembuatan kebun karet dengan sistem agroforestry.
"Sektor hilir akan menyasar perbaikan pengolahan dan pemasaran Bokar melalui skema UPPB, dimana pengolahan dan pemasaran Bokar dilakukan dengan adanya sistem jaminan mutu mulai dari penyadapan, pengolahan, penyimpanan, sampai dengan pemasaran bokar sesuai dengan lingkup kegiatan UPPB," tandasnya
Sementara, kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatkan pengelolaan tata niaga karet di Kabupaten Pulang Pisau.
Dalam rangkaian MoU ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan berupa sapras pendukung kegiatan UPPB dan ekonomi produktif dari pemerintah dan pihak lainnya.[manan]
loading...
TAG