Terjerat Kasus Narkoba, Pasutri di Bartim Terpaksa Nginap di Hotel Prodeo

Print Friendly and PDF
TAMIANG LAYANG - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial J (24) dan HDV (27) warga Desa Magantis, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), terpaksa menjalani hidupnya di balik jeruji besi, akibat terlibat kasus narkoba jenis sabu.
Pasutri ini dibekuk tim dari Satresnarkoba dibackup anggota Satintelkam yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Bartim saat melintas di Jalan A. Yani, Longkang Desa Jaar, Minggu (22/9/2019) sekira pukul 11.00 WIB.
Hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, tiga paket yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0.92 gram. Uang tunai Rp320 ribu, empat buah Hape, satu lembar baju kaos oblong lengan panjang warna hitam.
Berikutnya, satu buah tas pinggang warna hitam, satu lembar potongan plastik warna hitam, satu lembar potongan plastik warna ungu, satu lembar kertas timah rokok serta satu unit sepeda motor Honda Beat.
Kasatresnarkoba, Iptu Fery Endro P mewakili Kapolres Bartim, AKBP Zulham Effendy mengungkapkan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa pasutri ini akan mengedarkan narkotika jenis sabu di Tamiang Layang dan sekitarnya.
"Berbekal informasi tersebut kita langsung melakukan pengintaian dan penangkapan," ungkapnya melalui rilis singkatnya yang diterima kabarkalteng.com, Minggu malam.
Dilanjutkannya, kedua pelalu berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bartim guna proses lebih lanjut dan dilakukan pengembangan darimana mereka mendapatkan barang haram tersebut.
"Terhadap kedua pelaku ini akan kita bidik dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tegasnya.[kenedy]
loading...
TAG