Terdampak Kabut Asap, Rumah Oksigen Layani Puluhan Warga

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Kabut asap yang melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat, khususnya pada saluran pernapasan. Sejumlah warga menderita infeksi saluran pernapasan dan sakit kepala akibarlt kekurangan oksigen.
Mengantisipasi bertambahnya serangan ISPA dan lainnya akibat, Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Doris Sylvanus membuka layanan Rumah Oksigen kepada masyarakat Kalteng yang membutuhkan.
Ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kadar oksigen dalam darah dan mengurangi masalah orang dengan gangguan pernapasan. Solusi pemberian oksigen dilakukan di Instalasi Kesehatan Reproduksi, Gedung IKR baru Lantai 1, dan membuka Rumah Oksigen dengan 5 bed.
Masyarakat yang membutuhkan oksigen bisa langsung datang ke Rumah Oksigen yang dibuka mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB, tanpa dipungut biaya atau gratis. Layanan Rumah Oksigen telah dibuka sejak 13 Agustus 2019.
Kepala RSUD dr Doris Sylvanus, Yayuk Indriati mengungkapkan, Rumah Oksigen telah melayani 91 orang dari berbagai rentang usia, serta menyediakan 5 tempat tidur.
"Rumah Oksigen di RSUD menyediakan 5 tempat tidur dan bisa bertambah menyesuaikan kondisi. Kita juga telah melayani 59 orang dari berbagai rentang usia, termasuk 11 anak dari Pondok Pesantren Al-Wafa yang dimobilisasi ke Rumah Oksigen karena sesak dan nyeri dada," ungkapnya, Senin (16/9/2019).

Selain itu, lanjutnya, Minggu (15/9/2019) kemarin pihaknya telah membagikan 500 masker kepada keluarga pasien yang berkunjung ke RSUD tersebut.[kenedy]
loading...
TAG