Sekda Kalteng: Satgas Gabungan Karhutla Tugas Sangat Mulia

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Maraknya Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) saat ini, mengakibatkan kabut asap di Bumi Tambun Bungai. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi.
Rakor evaluasi pelaksanaan tugas Satgas gabungan pencegahan dan pemadaman Karhutla di wilayah Kalteng 2019 digelar di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur setempat, Jumat (6/9/2019).
Rakor langsung dihadiri Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri SHut MP, Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, Danrem 102/PJG, Kolonel Arm Saiful Rizal SSos selaku Komandan Satgas penanganan darurat bencana Karhutla Provinsi Kalteng, Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten dan Kota se-Kalteng.
"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dalam rangka pencegahan dan pemadaman Karhutla di wilayah Provinsi Kalteng, BNPB memberikan dukungan personil ke Provinsi sebanyak 1.512 orang yang disebut Satgas Gabungan Pencegahan dan Pemandaman Kebakaran Hutan dan Lahan," ucap Fahrizal.
Fahrizal menjelaskan, Satgas ini akan ditempatkan di 100 desa dan kelurahan prioritas kerawanan sangat tinggi dan tinggi Karhutla di seluruh Kalteng. Satgas ini ditempatkan bersama-sama dengan masyarakat setiap hari selama beberapa bulan ke depan untuk melakukan gerakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Penyerahan personel ini, tambahnya, telah dilakukan secara resmi pada 25 Juli 2019 dalam apel siaga darurat yang dipimpin langsung Gubernur Kalteng. Dengan demikian, Satgas telah melaksanakan tugas selama 6 minggu.
Sebagaimana telah disampaikan Gubernur Kalteng dalam sambutannya saat apel, anggota Satgas Gabungan diharapkan mendapatkan akar permasalahan dari penyebab Karhutla di masing-masing wilayah penugasan sekaligus dapat memberikan rekomendasi penyelesaian secara menyeluruh.
"Tentu tugas itu tidak mudah tetapi sangat mulia. Juga disadari sepenuhnya tidak mungkin hanya bisa dilaksanakan oleh Satgas Gabungan tanpa adanya dukungan yang optimal dari seluruh stakeholders di Kabupaten dan Kota. Sinergisitas Satgas Gabungan dengan seluruh stakeholders harus terus menerus ditingkatkan dan dipertahankan," tutupnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG