Saksi Sebut Proyek Landasan Pacu Milik Hadi

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Sidang kasus proyek lapisan landasan pacu Bandar H  Muhamad Sidik di Kabupaten Barito Utara (Barut) kembali digelar hari ini, Selasa (24/9/2019).
Persidangan menghadirkan saksi teknisi enginering dan admin logistic dari PT Dian Sentosa (DS). Sidang ini dipimpin langsung Mejelis Hakim Ketua Tipikor Palangka Raya, Alfon SH MH dan dua hakim anggota lainnya.
Pengacara Hadi Sugiarto menghadirkan dua saksi dari PT DS dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan  Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya.
Saksi yang dihadirkan Penasihat Hukum (PH), yakni Hamdi sebagi teknisi enginering dan Wisnu Yulianto logistic dari PT DS.
Kali ini dua saksi yang dihadirkan dalam pengadilan Tikikor menyebutkan bahwa proyek ini milik Hadi.
"Proyek ini milik Hadi, pasalnya tidak ada pembahasan dengan Charles masalah bahan yang diduga memiliki proyek," kata Wisnu.
Saksi lainnya, Hamdi juga mengaku bahwa dirinya hanya mendampingi pengecekan landasan pacu bukan untuk menguji. Jadi tidak benar bila Ia diminta terkait pengujian tersebut.
"Saya hanya mendampingi, bukan menguji jadi melihat saja," jelasnya.
Terpisah, Jaksa Penutut Umum (JPU) Kajasaan Tinggi (Kejati) Kalteng, Rabani SH MH menilai saksi yang dihadirkan ini semua memberatkan terdakwa Hadi.
Walaupun semuanya dari PT DS, jadi biar majelis hakim yang menilai keseluruhan saksi yang dihadirkan termasuk saksi yang dihadirkan PH terakhir ini.
"Saksi juga sudah menjelaskan bahwa Ia digaji oleh perusahaan, jadi biar majelis hakim yang menilainya nanti seperti apa," tegasnya.
Sekedar diketahui, ketiga terdakwa dalam kasus ini, yakni Pembuat Komitmen bernama Agustinus Sujatmiko, Pelaksana kegiatan dari PT Dian Sentosa Hadi Sugiarto alias Sugi dan konsultan pengawas kegiatan tersebut Felix Erwin Simanjuntak.[deni]
loading...
TAG