Ubah Isi Kesepakatan, RAPBD Perubahan Barsel Nyaris Dibatalkan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Barito Selatan Tahun Anggaran 2019 yang disampaikan Wakil Bupati Barsel Setya Titiek Ariyanti Djoedir dalam Rapat Paripurna ke-9 masa sidang ketiga di Gedung DPRD Barsel, Kamis (26/9/2019) nyaris ditolak.
Ketua Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) Barsel, Ir HM Farid Yusran MM usai Paripurna kepada awak media mengungkapkan, DPRD Barsel hampir membatalkan RAPBD Perubahan 2019, karena pihak eksekutif dengan sangat arogannya merubah sendiri kesepakatan yang telah ditandatangani bersama.
"Waktu kami mau menandatangani berkas, kami periksa dalamnya dan ternyata berubah, sehingga kita minta pihak eksekutif untuk memperbaiki. Bila sampai jam 07.00 pagi belum diperbaiki, maka kita batalkan rapat hari ini," tandas Farid.
Farid bersyukur pembatalan tersebut tidak sampai terjadi, karena pihak eksekutif mau memperbaiki RAPBD yang telah mereka rubah.
"Sebelum digelar rapat Paripurna, saya telah memeriksanya dan ternyata mereka memperbaikinya," bebernya.
Menurut Farid, setelah  DPRD bersama eksekutif menyeleksi kegiatan skala proritas dengan kesepakatan untuk penambahan belanja daerah pada anggaran perubahan 2019 sekitar Rp45  miliar yang di dalamnya termasuk dana pinjaman sekitar Rp25 miliar.
"Tapi iutulah yang terjadi, bila tidak hati hati atau asal tanda tangan, maka kami DPRD akan ditipu oleh eksekutif," cecarnya.
Ketua DPC PDIP Barsel itu juga menambahkan, dengan pengalaman tersebut dirinya berharap ke depan akan diperbaiki cara pembahasan APBD yang lebih baik lagi, sehingga tidak ada dusta lagi antara eksekutif dan legislatif.
"Karena memang selama ini mekanismenya saya perhatikan banyak yang disembunyikan atau dikaburkan, sehingga pihak legislatif terkecoh," tegasnya.[deni]
loading...
TAG