Rakornis Resmi Dibuka, Ini Poin Strategis yang Dilakukan Bersama

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Rakornis Pemerintah Desa/Kelurahan Sekaligus Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa/Kelurahan berbasis aplikasi se-Kabupaten Pulang Pisau resmi dibuka.
Pembukaan berlangsung di Aula Bappedalitbang kabupaten setempat oleh Plh Sekda Pulpis, Susilo I Tamin, Senin (9/9/2019).
Dalam kesempatan tersebut, membacakan sambutan Bupati Pulang Pisau, dirinya menyampaikan beberapa hal strategis yang akan dilakukan bersama di tahun 2019 hingga 2020 kedepan.
Sedikitnya, kata Susilo ada tujuh poin strategis.  pertama, kata Susilo, sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemda dalam membangun desa telah dijalankan berbagai kebijakan strategi, diantaranya telah menyepakati kesejahteraan aparatur desa.
"Itu kita buktikan dengan nilai penghasilan tetap dan tunjangan BPD yang sesuai dengan undang-undang nomor 6 tahun 2014 pasal 26 ayat (c). Kita juga berharap di tahun 2020 mendatang seluruh aparatur desa dan BPD sudah terdaftar dan mendapat jaminan kesehatan, juga SDM semakin meningkat," ucap Susilo.
Selanjutnya, pada poin kedua, Pemda setempat telah melaksanakan dua kali pelaksanaan Pilkades, dimana pada gelombang pertama dilaksanakan pada 17 Januari 2015 yang diikuti 45 desa, dan gelombang kedua dilaksanakan pada 18 April 2016 dan diikuti 22 desa.
"Nah, pada gelombang ketiga ini dilaksanakan pada 18 September 2019 mendatang dan diikuti 30 desa. Jadi, dalam rentang enam tahun seluruh desa telah melaksanakan Pilkades. Kedepannya pada 2021 akan diikuti 44 desa. Untuk persiapan Pilkades 2019 ini, diminta semua pihak dapat menjaga ketertiban umu. dan menciptakan suasana yang kondusif dan menjaga keamanan lingkungan serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling)," tuturnya.
Sedangkan pada poin ketiga, karena masa anggotaan BPD di 90 desa akan berakhir di Januari dan Februari 2020, maka diminta kepada seluruh Kades untuk mempersiapkan proses pemilihan anggota BPD tersebut.
"Mulai dari pembentukan panitia pemilihan di bukan ini, hingga selambat-lambatnya pada Desember sudah terpilih anggota BPD agar pada Januari dan Februari 2020 mendatang sudah dapat dilantik," tukasnya.
Poin keempat, masih kata Susilo, guna memperbaiki dan meningkatkan kinerja aparatur desa dan pelayanan kepada masyarakat, Pemda melalui DPMD di tahun ini akan akan melakukan penilaian kinerja.
"Dengan penilaian ini nantinya akan diketahui mana desa yang rajin dan tidak rajin. Tertib administrasi dan yang tidak. Yang berprestasi dan yang tidak berprestasi. Bagi desa yang terburuk akan dikurangi alokasi dana desanya," pungkasnya.
Kelima, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya menginginkan agar ada beberapa aplikasi yang sudah ada di desa atau kelurahan seperti aplikasi PAHARI, SISKEUDES, dan SIPADES serta CMS dan jaringan internet.
Poin keenam, masih lanjutnya, selain penyaluran dana desa, pemerintah juga mengaanggarka  dan menyalurkan dana kelurahan. "Diman, di Kabupaten Pulang Pisau terdapat 4 kelurahan. Anggaran kelurahan ini cukup besar yakni, rata-rata setiap kelurahan akan menerima sebesar 250 juta," ungkapnya.
Dan terkahir, yakni poin ketujuh kebanggaan bersama yakni dengan menerima bantuan revitalisasi pasar desa dari Kemendes. "Ini merupakan kali pertama diterima oleh Kabupaten Pulang Pisau. Diminta kepada desa untuk mengelola dengan baik aset tersebut, dimana nantinya akan menjadi salah satu sumber pendapatan desa," tutupnya.[manan]
loading...
TAG