Polres Kapuas Kembali Ungkap Kasus Karhutla

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Polres Kapuas kembali berhasil mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah itu. Kasus ini diungkapkan dalam keterangan pers yang digelar di halaman Mapolres Kapuas, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas, Rabu (11/9/2019).
Kabag Ops Polres Kapuas AKP Iqbal Sengaji didampingi Kasat Reskrim AKP Sony Anugerah, Kapolsek Kapuas Hilir AKP Darwin dan Kapolsek Pulau Petak, Iptu Daswin menggelar pres rilis terkait pengungkapan kasus pembakaran hutan yang terjadi di dua wilayah, yakni di Desa Sei Tatas, Kecamatan Pulau Petak dan di Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Pres rilis ini diadakan sebagai bentuk keterbukaaan publik terhadap penanganan kasus yang sedang ditangani dua Polsek Jajaran dan Satuan Reskrim Polres Kapuas.
Kabag Ops Polres Kapuas AKP Iqbal Sengaji menjelaskan, pihaknya telah menetapkan dua tersangka tindak pidana kebakaran hutan dan lahan.
Tersangka pertama berinisial LY (89), warga Desa Sei Tatas, Tempat Kejadian Perkara atau TKP di Desa Sei Tatas, Kecamatan Pulau Petak, kejadian pada 5 September 2019 sekitar pukul 17.30 WIB
"Pelaku ini membuka lahan dengan cara membakar lahan menggunakan korek api gas, pelaku membakar daun-daun kering, akibatnya api melebar dan mengakibatkan lahan terbakar seluas 3 hektar," beber Kabag Ops.
Polisi juga menetapkan MD (68) sebagai tersangka, pria beralamat di Dusun Saka Pinang, Desa Sei Asam, Kacamatan Kapuas hilir ini diamankan polisi, karna terbukti membuka lahan dengan cara dibakar, pada bulan Agustus 2019 lalu.
"Pelaku ini dengan cara menggunakan korek api disulutkan pada sabut kelapa yang sudah disiapkan ke tumpukan ranting, sehingga menyebabkan kebakaran lahan," terang Iqbal.
Luasan lahan yang terbakar akibat kejadian itu sebanyak 1 hektare lahan.
"Keduanya akan dikenakan pasal terkait pembakaran hutan dan lahan sebagaimana dimaksud dalam pasal 108 Jo pasal 69 ayat 1 huruf h UU RI No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup dan atau Pasal 187 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 188 KUHP," pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG