PH Terdakwa Pasar Pulpis Optimis Eksepsi Dikabulkan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau (Pulpis) menjawab atau menanggapi nota keberatan (eksepsi) dari para terdakwa Fitriadie, Maulidya Aryas dan Yasmun.
Melalui Penasihat Hukum (PH), ketiga terdakwa memberikan haknya atas dakwaan jaksa terkait kasus dugaan korupsi proyek Pasar Handep Hapakat di Kabupaten Pulang Pisau.
Poin-poin tanggapan itu disampaikan JPU dalam sidang lanjutan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Alfon SH MH yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya, Kamis (5/9/2019).
Mahdianur, salah satu PH para terdakwa mengatakan, pihaknya beranggapan bahwa replik JPU Pulpis adalah hak dari JPU membantah, tapi tidak satu pun pihak JPU menyanggah aksepsi pihaknya yang dilayangkan pada sidang sebelumnya.
"Kita berkeyakinan, insya Allah mudahan-mudahan pada sidang depan permohonan aksepsi kita diterima dan dikabulkan, karena tidak ada satupun aksepsi kita dibantah atau disanggah oleh JPU," ujarnya usai sidang.
Senada, Edi Rosandi yang juga PH terdakwa mengaku optimis dan yakin karena materi aksepsi pihaknya tidak ada satu pun dibantah oleh JPU.
"Kita tetap optimis bahwa aksepsi kita akan dipertimbangkan oleh majelis hakim," tegasnya.
Terpisah, JPU Agung menjelaskan apa yang dikatakan PH para terdakwa sudah jelas, itu sudah masuk pokok perkara. Apalagi menyangkut kerugian negara dan peran masing-masing terdakwanya.
"Yang terpenting saat ini kita buktikan saja pada persidangan saksi nanti, di mana kami juga optimisi eksepsi PH ditolak," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG