Media Center Jadi Corong Informasi Publik

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Media Center Pos Komando Penanganan Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2019 akan menjadi corong informasi untuk publik dan media.
Hal tersebut dikatakan Kepala Diskominfo Kalteng, Ir Herson B Aden MSi saat menjadi moderator konferensi pers di ruang Media Center Kantor Gubernur setempat.
"Sesuai arahan dari Bapak Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, Diskominfo Kalteng telah mendirikan Media Center yang berada di lantai 2 Kantor Gubernur ini, agar informasi kepada media dan publik melalui satu pintu, yaitu di Media Center ini," ucapnya, Jumat (20/9/2019).
Maka dari itu, hari ini pihaknya menggelar konferensi pers dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, dan Direktur RSUD dr Doris Sylvanus, agar pers dan masyarakat bisa mengetahui kondisi aktual dari penanganan Karhutla di sektor kesehatan dan pendidikan.
Pria murah senyum dan akrab dengan awak media ini menjelaskan, konferensi pers di Media Center juga akan disiarkan langsung melalui akun media sosial Diskominfo Kalteng seperti Facebook melalui akun MMCtv Kalteng dan Instagram @diskominfokalteng.
"Konferensi pers ini kita siarkan langsung di media sosial, yaitu di Facebook MMCtv Kalteng dan Instagram @diskominfokalteng. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa mendapat informasi yang aktual mengenai kondisi penanganan karhutla yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah," bebernya.
Herson pun kembali mengimbau kepada masyarakat agar tetap bijak jika ingin melakukan postingan terkait bencana karhutla, jangan sampai informasi yang di sharing dan di posting adalah berita palsu dan berita bohong atau yang biasa disebut dengan berita hoaks.
"Untuk masyarakat di Kalimantan Tengah kita imbau tetap bijak dalam bermedia sosial, selalu cek kebenaran dan informasi dalam setiap konten yang akan kita posting dan share di akun media sosial, jangan sampai nantinya informasi atau berita yang kita sharing merupakan berita bohong atau hoaks yang bisa merugikan diri sendiri dan masyarakat luas," tegasnya.
Sebelumnya Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memberikan arahan langsung kepada Kepala Diskominfo Kalteng agar informasi berkaitan dengan penanganan tanggap darurat Karhutla melalui satu pintu, dan agar Kepala Diskominfo mengatur jadwal konferensi pers setiap hari sehingga informasi ke media massa dan masyarakat teratur dan rutin.
"Informasi kepada media dan publik melalui satu pintu, jangan ada informasi yang simpang siur di publik. Kepala Dinas Kominfo agar mengatur jadwal konferensi pers setiap hari sehingga informasi ke media massa dan masyarakat teratur dan rutin," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG