MAN Kapuas Jadi Kawasan Tanpa Rokok, Sanksi Ancam Pelanggar

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Salah satu upaya efektif untuk melindungi seluruh masyarakat dari asap rokok orang lain adalah melalui penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Penerapan KTR memungkinkan masyarakat untuk dapat menikmati udara bersih dan sehat serta terhindar dari berbagai risiko yang merugikan kesehatan dan kehidupan.
Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kapuas menjadi kawasan tanpa rokok. Ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 4 tahun 2016.
"Kami telah melakukan sosialisasi KTR dan bahaya merokok yang bertujuan memberikan perlindungan bagi non perokok dari bahaya asap rokok," ucap, Sriyadi Kepala MAN Kapuas, Senin (23/9/2019).
MAN Kapuas, lanjut dia, juga ingin melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk merokok baik langsung maupun tidak langsung, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bebas dari asap rokok.
KTR ini merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, dan mengiklankan dan atau mempromosikan rokok. Di antaranya pada area kesehatan, tempat proses belajar mengajar dan tempat bermain anak.
“Dan sebagai lingkungan pembelajaran, maka MAN Kapuas masuk dalam KTR,” jelas Sriyadi.
Bagi pelanggar Perda itu, kata Sriyadi, diberikan sanksi berupa pembayaran denda sampai hukuman kurungan penjara dalam jangka waktu tertentu.
Dia berharap seluruh warga madrasah itu menaati aturan tersebut.
“Sebagai wadah pendidikan, kita bertanggung jawab untuk menciptakan generasi muda yang sehat jasmani,” pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG