Mahasiswa Kalteng Dikeroyok di Yogya, Ini Kata Ketua HPMKT

Print Friendly and PDF
DUNIA pendidikan di Indonesia kembali dirundung duka. Itu setelah musibah yang menimpa mahasiswa asal Kalimantan Tengah (Kalteng) di Yogyakarta pada, Sabtu (7/9/2019) lalu.
Kritovorus Karubim dan OPi menjadi keganasan pengeroyokan oleh orang tidak dikenal yang diperkirakan berjumlah 5 hingga 10 orang. Hal ini membuat Himpunan Pelajar Mahasiswa Kalimantan Tengah (HPMKT) di Yogyakarta angkat bicara.
Melalui rilis resmi HPMKT yang diterima kabarkalteng.com mengungkapkan, mahasiswa Kalteng pada saat itu hanya menolong orang yang mengalami pemukulan di acara wisuda salah satu universitas di Yogyakarta yang kebetulan sang korban (mahasiswa asal Kalteng, red) juga datang untuk menghadiri wisuda karibnya.
Kemudian, mahasiswa Kalteng ini mendengar permintaan tolong dari orang sekitar, dan saat melerai kejadian itu mahasiswa Kalteng ini justru jadi sasaran pengeroyokan.
"Disini ada dua korban Kritovorus Karubim dan OP yang masih dalam ikatan saudara kandung. Sedangkan oknum pengeroyok menurut keterangan OP dan seorang saksi bahwa mereka tidak pernah mengenal oknum pengeroyok tersebut sama sekali," ungkap Ketua Umum HPMKT, Tovan Dwi pratama, Senin (9/9/2019).
Diuraikannya, korban Kritovorus Karubim mahasiswa asal Kalteng yang menimba ilmu di Univesitas Atmajaya Yogjakarta jurusan Teknik Industri itu harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat. Sampai rilis ini dikeluarkan, korban hanya didampingi oleh teman-teman mahasiswa Kalteng.
Perlu diketahui, lanjutnya, bahwa korban Kritovorus Karubim ini sedang menjalani proses penyelesaian skripsi tahap akhir.
"Kami sudah meminta keterangan dari berbagai pihak, namun masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian setempat yakni Polda DIY," bebernya.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh warga Kalimantan Tengah agar tidak terprovokasi atas berita yang telah beredar di media sosial agar tidak terjadi kesalahpahman. Kita serahkan proses hukumnya kepada pihak berwajib," tandasnya.[kenedy/rilis]
loading...
TAG