Lumpuhkan Pencuri Sarang Walet, Ini Kata Dewan Penasehat PSHT Pulpis...!

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Setelah berhasil melumpuhkan tiga dari empat orang kawanan yang diduga tengah melakukan pencurian sarang burung walet di Desa Talio Muara, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau pada Minggu (1/9/2019) dini hari kemarin
Pesilat dari Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Pandih Batu mendapat sejumlah apresiasi dari warga. Dimana, pihaknya saat itu berhasil melumpuhkan para terduga pencurian dengan keahlian yang dimiliki PSHT Pandih Batu.
"Saya baca disurat kabar, sejumlah pesilat dari PSHT Pandih Batu berhasil melumpuhkan beberapa orang pencuri sarang burung walet. Wah, ini sangat keren menurut saya, salut saya sama pesilat PSHT dan perlu diapresiasi," ujar Dede warga Jalan Bandar RT 06, Pulang Pisau saat dimintai tanggapan oleh wartawan media ini, Senin (2/9/2019).
Selain itu, apresiasi juga disampaikan warga lainnya bahwa dengan keahlian yang dimilki para pesilat PSHT tentunya dapat memberikan manfaat bagi diri dan masyarakat dalam membantu keamanan lingkungan sekitar.
"Saya dengar, para pesilat PSHT ini saat melumpuhkan para pelaku sempat mendapat perlawanan dengan senjata tajam jenis Samurai dari para pelaku. Tapi, mereka berhasil melumpuhkan itu pencuri," ujar Aspri warga Pulang Pisau.
Sementara, selaku Dewan Penasehat/Pertimbangan PSHT Cabang Pulang Pisau, Iptu Sugiharso menyampaikan bahwa PSHT Cabang Pulang Pisau selalu siap membantu pihak kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan keamanan dan ketertiban dilingkungan masyarakat Kabupaten Pulang Pisau.
"Saya meminta kepada seluruh warga PSHT Cabang Pulang Pisau agar selalu peka terhadap situasi keamanan di lingkungannya masing-masing. Apabila ada hal-hal yang meresahkan masyarakat maka PSHT wajib aktif membantu pihak kepolisian dalam menciptakan Kamtibmas karena PSHT menyadari bahwa masalah Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama, termasuk oleh PSHT Cabang Pulpis," pungkasnya.
Sebelumnnya, PSHT Ranting Pandih Batu berhasil membekuk kawanan pencuri sarang walet saat pihaknya melakukan ritual keliling desa pada malam 1 Suro atau 1 Muharam.[manan]
loading...
TAG