Kurangnya Pengawasan Jadi Celah Kebocoran PAD Palangka Raya

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Kalimantan Tengah (Kalteng) sempat digadang-gadangkan menjadi kandidat calon ibu kota negara beberapa waktu lalu. Ini pun membuat para investor melirik dan telah menanamkan investasinya, terkhusus di Kota Palangka Raya.
Belakangan ini terlihat jelas dengan menjamurnya berbagai macam tempat hiburan. Tentu keberadaan itu berdampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpajakan.
Sekretaris Badan Pengelola Pajak dan Retibusi (BPPR) Kota Palangka Raya, Edi menuturkan, untuk tahun 2019 hingga bulan Agustus ini dari 11 item pajak tempat hiburan masih ada beberapa item yang belum mencapai target.
"Salah satunya pajak diskotik atau club untuk tahun 2019 ini kita menargetkan Rp200 juta, namun hingga bulan Agustus baru mencapai angka di Rp38 juta lebih atau kurang dari 20 persen dari realisasi yang diharapkan," ujarnya, Kamis (12/9/2019).
Dilanjutkannya, salah satu penyebabnya adalah susahnya melakukan pengawasan dan kontrol pendapatan dari tempat hiburan tersebut, karena pihaknya masih mempercayakan kepada pengelola tempat hiburan untuk memberikan laporan pendapatan.
"Sementara ini kita memang belum memastikan jumlah pendapatan yang riil, nanti kita akan coba menerapkan pengawasan dan kontrol seperti di rumah makan, jadi kita bisa mengkalkulasi pendapatan riilnya," bebernya. 

Lebih lanjut, bila ditemukan pengelola yang coba memanipulasi pendapatannya pihaknya akan hitung ulang dan segera akan melayangkan surat penagihan dan kekurangan pajak beserta dendanya.
Pihaknya juga berharap agar semua pengelola tempat hiburan mau bekerjasama dan memberikan kontribusi kepada Kota Palangka Raya dengan menjadi menjadi wajib pajak yang taat, agar target Rp3,2 miliar dari pajak tempat hiburan bisa terpenuhi.
"Semua elemen masyarakat juga bisa memberikan informasi bila menemukan indikasi kecurangan atau manipulasi data dari para pengelola tempat hiburan agar tidak ada lagi celah kebocoran pajak," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG