Kembali, Gubernur Kalteng Terjun Padamkan Karhutla

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Tanggung jawab atas maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak hanya diwujudkan melalui surat perintah, Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran juga turun langsung ke lapangan.
Ini dilakukan untuk membantu petugas memadamkan api karhutla yang terjadi di kawasan Jalan Trans Kalimantan tepatnya di daerah Kalampangan, Kota Palangka Raya, Selasa (24/9/2019).
Tidak hanya sekali ini saja, namun sudah berkali-kali, bahkan Ia tak segan-segan membantu petugas menggunakan selang air dari mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di sejumlah titik.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini kembali mengimbau kepada seluruh elemen agar tidak membakar lahan di musim kemarau yang panjang ini.
"Saya imbau di musim kemarau yang panjang tidak usah membakar lahan," ucapnya.
Ia juga menegaskan, pihaknya akan menjamin masyarakat peladang di Kalteng yang tidak bisa membuka lahan dengan cara membakar akan mendapatkan kebutuhan pokoknya.
"Kalau sampai ada masyarakat Kalimantan Tengah yang kelaparan Pemerintah akan bertanggung jawab, terutama Pemerintah Provinsi, kalau kita tidak mampu baru kita minta Pemerintah Pusat untuk menangani," tegasnya.
Ia juga menjamin tidak ada masyarakat peladang yang kelaparan karena dampak dari tidak bisa membuka lahan, pemerintah provinsi siap menggelontorkan anggaran untuk menyediakan bahan pokok masyarakat Kalteng.
Gubernur juga berharap hujan akan segera mengguyur Bumi Tambun Bungai ini, tidak hanya hujan hasil dari modifikasi cuaca, namun hujan alami agar kabut asap dari Karhutla di Kalteng bisa segera berkurang dan berlalu.
"Ya mudah-mudahan kalau melihat dari BMKG tadi malam sudah mulai turun hujan, tapi itu hujan hasil dari modifikasi cuaca, mudah-mudahan tanggal 28 hingga 29 ini sudah hujan alami, harapan kita adalah hujan alami bukan dari modifikasi cuaca," harapnya.
"10 hari kedua bulan Oktober itu sudah masuk musim penghujan, kita berdoa sudah memasuki musim penghujan, harapan kita itu," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG