Juragan Sayur Bunuh Anak Kandung, Ini Faktanya

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Warga Kalimantan Tengah (Kalteng), khusunya warga Kota Palangka Raya dibuat heboh akibat ulah sadis Mardi (35) warga Jalan Manunggal, gang Kenanga, Kecamatan Sebangau.
Ia tega menghabisi Eko Saputro (15) yang tak lain anak kandungnya sendiri, Sabtu (31/8/2019) malam lalu.
Awalnya pelaku Mardi ini sempat tidak mengakui menusuk anak kandungnya yang bernama Eko Saputro, hingga akhirnya Mardi mengakui bahwa kematian putra pertamanya. Akibat ulahnya, Ia kini mendekam di tahanan Polres Palangka Raya.
"Ia sudah ditahan untuk diperiksa dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," ungkap Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar saat jumpa pers.
Setelah sebelumnya dilaksanakan pemakaman Eko Saputro yang masih duduk di bangku kelas 2 SLTP ini, awak media bertandang ke kediaman pelaku plus korban.
Tampak terlihat raut wajah sedih yang mendalam dari keluarga maupun tetangga sekitar. Garis polisi yang sebelumnya terpasang kini sudah dilepaskan.
Makin (54), salah seorang kerabat menuturkan, bahwa mardi memang  keras terhadap anaknya tersebut tapi kalau bergaul dengan warga sekitar ia tergolong orang yang senang bersosialisasi.
"Saya pernah beberapa waktu lalu  melihat kalau mardi menempeleng anak sulungnya tersebut. Mungkin bawaan sifatnya yang temperamen makanya kadang menghadapi anaknya Mardi bersikap keras dan sering main tangan," imbuhnya kepada awak media, Senin (2/9/2019).
Ditambahkannya, hanya gara-gara Eko yang terkadang susah untuk diperintah Mardi pun tak segan memarahi atau memukulnya. Padahal itu wajar, namanya juga anak-anak, dan almarhum sebenarnya anak yang baik.
"Saya sempat terkejut, pasalnya saat hendak mengantarkan sayur pesanan Mardi m, namun saya malah mendapat kabar kalau Eko dibawa kerumah sakit dan saya langsung menuju IGD namun belum lama saya melihat kondisinya akhirnya Eko meninggal. Semoga Almarhum husnul khatimah," pungkasnya.[kenedy]
loading...
TAG