Fordayak Pulpis Ingin Pembangunan Rumah Betang dan Balai Adat segera Rampung

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Ketua Fordayak Kabupaten Pulang Pisau, Diharyo ST meminta Pemkab Pulpis segera menyelesaikan pembangunan rumah Betang Adat Dayak Kabupaten Pulang Pisau yang berada di Jalan BhayangkaraI, Kelurahan Bereng, Kabupaten Pulang Pisau.
Pasalnya, sejak mulai dibangun pada awal tahun 2018 lalu, bangunan budaya tersebut sampai sekarang belum selesai.
Permintaan pihak organisasi Fordayak itu mengacu pada kepentingan masyarakat, khususnya bagi masyarakat Dayak dalam membahas permasalahan terkait ke adatan, ke damangan dan lain sebagainya di dalam Rumah Betang tersebut.
"Pembangunan rumah Betang ini tentunya sudah menjadi kerinduan masyarakat, khusunya suku Dayak yang ada di Bumi Handep Hapakat ini. Sehingga kegiatan adat istiadat dapat dilakukan dan difokuskan di rumah adat tersebut," ucapnya kepada wartawan media ini, Selasa (3/9/2019).
Menurut Diharyo, pihaknya meminta pembangunan ini agar cepat selesai, karena fungsi Rumah Betang selain sebagai wadah ke adatan juga kedepannya mampu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara terlebih lagi dengan adanya upacara adat yang dilakukan di rumah adat tersebut nantinya," tutur Diharyo.
"Dengan adanya Rumah Betang ini tentunya menjadi salah satu upaya kita untuk melestarikan budaya di Bumi Handep Hapakat ini. Bisa juga nantinya meningkatkan perekonomian sejumlah masyarakat terlebih saat ada kegiatan di daerah kita ini," tukasnya.
Ia menambahkan, selain Rumah Betang, balai-balai adat di Kecamatan juga masih banyak yang belum rampung. Padahal, balai adat itu sangat penting keberadaannya.
"Dengan itu kembali kami berharap, agar Pemkab dapat memperhatikan dengan serius pembangunan tersebut," pungkasnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Pemkab Pulang Pisau melalui dinas terkaitnya dalam hal ini, Dinas PUPR Pulang Pisah mengatakan  bahwa tahun 2019 ini penganggaran dan pengerjaan rumah betang sudah pada tahap kedua, yang sebelumnnya pada tahap pertama dikerjakan pada tahun 2018 lalu.
"Untuk pembangunan tahap dua ini, kita menganggarkan kurang lebih 3 miliar. Saat ini masih menunggu proses lelang. Kita taksir rampungnya pembangunan Rumah Betang ini dalam kurun 2-3 tahun kedepan, karena prosesnya bertahap," ucap Kabid Cipta Karya (CK) DPUPR Pulpis, Iwan Hermawan saat ditemui wartawan media ini, Selasa (3/9/2019) dikediamannya.[manan]
loading...
TAG