Eksepsi PH Kasus Pasar di Pulpis Ditolak Hakim, Mahdianur Optimis Kliennya tak Terlibat

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Sidang lanjutkan kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Handep Hapakat pada 2016 lalu kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Palangka Raya, Selasa (10/9/2019).
Sebelumnnya Tim Penasehat Hukum (PH) ketiga terdakwa dalam kasus tersebut telah mengajukan eksepsi. Namun, pada sidang lanjutan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.40 WIB eksepsi yang diajukan pihaknya ditolak oleh hakim Pengadilan Tipikor Palangka Raya.
"Eksepsi tiga terdakwa, yakni FA, YM, dan MA di sidang lanjutan pemeriksaan para saksi di kasus dugaan Tipikor pasar di Pulpis pada 2016 lalu," ucap salah satu Tim JPU Kejaksaan Negeri Pulpis, Amir Giri SH saat dikonfirmasi wartawan media ini, Selasa (10/9/2019).
Diungkapkan Giri, penolakan eksepsi oleh hakim dalam kasus tersebut karena hakim berpendapat eksepsi para terdakwa merupakan pembelaan atau pledoi.
"Jadi, eksepsi ditolak. Hari ini ada 5 saksi dari Dinasperindagkop Pulpis yang dipanggil. Namun hanya 3 yang bisa hadir pada sidang itu," katanya dengan cukup singkat.
Terpisah, menyikapi penolakan eksepsi tersebut, Ketua Tim PH ketiga terdakwa, Mahdianur, S.H., M.H., CIL., CLA., CPL., ACIAr dirinya telah menduga eksepsi bahwa eksepsi dari pihaknya bakal ditolak.
"Kita sudah menduga bakal ditolak eksepsi kita, padahal materi eksepsi sudah sesuai dengan Pasal 143 ayat (2) KUHAP bahwa surat dakwaan harus memuat secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan kepada terdakwa dalam hal ini, saudara F, HYM, dan MA," kata Mahdianur saat dikonfirmasi wartawan kabarkalteng.com, Selasa (10/9/2019) malam.
Adanya penolakan tersebut, tambah Mahdianur, maka pihaknya akan membuktikan di dalam pokok perkara nantinya pada sidang selanjutnya.
"Karena kami berkeyakinan kalau klien kami dalam perkara ini tidak terlibat didalam perkara ini, dan itu akan kita buktikan dalam pokok perkara sidang selanjutnya," ungkapnya dengan cukup singkat.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, persidangan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu, dimulai dengan agenda pembacaan putusan sela untuk tiga terdakwa, yakni FA, YM, dan MA. Kemudian, dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan saksi untuk lima terdakwa sekaligus, termasuk dua orang terdakwa lainnya, yakni FT dan FN.[kenedy/manan]
loading...
TAG