Diduga Bermasalah, Dana Desa Panarukan tak Bisa Dicairkan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Tahun 2019 ini, Desa Panarukan Kecamatan Dusun (Dusut) Kabupaten Barito Selatan (Barsel ) bakal tidak akan ada pembangunan infrastruktur oleh pemerintah setempat.
Pasalnya, pemerintahan desa tersebut diduga masih permasalahan. Bahkan hingga saat ini, Dana Desa (DD) untuk pembangunan fisik belum bisa dicairkan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panarukan, Jon Kenedi, kepada awak media menuturkan, besar kemungkinan pada tahun 2020 mendatang desanya akan mengalami hal yang sama.
"Bagaimana pemerintah pusat atau kabupaten akan mencairkan Dana Desa Panarukan, kalau di desa kami belum sempat melaksanakan rapat RAPBDes," beber Jon, Selasa (1/10/19) di Buntok.
Ia mengakui permasalahan tersebut terjadi dikarenakan tidak adanya sinergitas antara eksekutif dan legislatif di Desa Panarukan.
"Sebenarnya dari permasalahan ini justru yang menjadi korban adalah masyarakat, karena tidak ada pembangunan yang terlaksana di Desa Panarukan, khususnya di tahun 2019," urai Jon.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa dan Kelembagaan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Barsel Samsul Bahri ketika dikonfirmasi media ini membenarkan atas permasalahan itu.
Itu sudah aturan dan tertera pada Permendagri No 69 tahun 2017 tentang Pilkades. Yang jelas apabila rapbd itu tidak disepakati oleh BPD maka Dana Desa tidak mungkin bisa dicairkan atau akan tidak ada pembangunan fisik di Desa Panarukan," tegas Samsu.[laily]
loading...
TAG