Bupati Edy Instruksikan Satpol PP Awasi Bangunan Melewati Ruas Jalan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Bupati Kabupaten Pulang Pisau, H Edy Pratowo mengintruksikan kepada Satpol PP setempat untuk mengawasi semua bangunan yang melewati ruas jalan.
Itu disampaikan Bupati Edy disela membuka Rapim TEPRA 2019, Rabu (4/92019) di Aula Bappedalitbang Kabupaten Pulang Pisau.
"Kita minta kepada Satpol PP untuk mengawasi bangunan yang ada di Kota Pulpis ini khususnya, agar jangan sampai ada bangunan yang melewati ruas jalan atau badan jalan," katanya pada kesempatan tersebut.
Menurut Edy, upaya ini dilakukan guna menjaga ketertiban, kenyamanan dan kebersihan serta keindahan kota.
"Ini tidak lain dilakukan untuk mempercantik wajah kota Pulpis, supaya jangan terkesan kumuh," tukasnya.
Selain hal itu, tambah Edy, masalah kebersihan dan keindahan kota terkait persampahan juga harus diperhatikan. "Masalah kebersihan juga harus diperhatikan oleh dinas terkait. Untuk penindakan seyogyanya ada diranah Satpol PP Pulpis," tutupnya.
Sementara terpisah, Kasatpol PP Pulpis, Hana Kenedison mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan koordinaai dan sosialisasi baik dengan pihak camat, desa dan warga bahwa saat ini Pemkab Pulang Pisau sudah memiliki Perda Nomor 6 Tentang Ketertiban Umum.
"Perda ini salah satu poinnya ialah tentang setiap jalan di atas trotoar itu larang untuk membangun. Itu secara otomatis sudah dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat dan agar dapat ditaati," kata Hans kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).
Menurut Hans, karena hal ini sudah dilakukan sosialisasi, maka selanjutnya akan ditindaklanjuti pihaknya. "Terutama di ruas jalan Rey II dan Rey III," kata Hans.
Selanjutnya, kata Hans, untuk bangunan yang sudah terlanjur berdiri di area ruas jalan pemerintah dan di atas trotoar, kembali akan dilakukan pemanggilan terhadap warga yang bersangkutan dan sosialisasi tambahan bahwa hal itu memang sudah dilarang sesuai Perda yang ada.
"Bila sudah dilakukan sosialisasi dan sebagainya ini, masyarakat masih tidak mengindahkan maka suka tidak suka sesuai ketentuan dari perda itu maka penindakan yang kita lakukan sampai dengan cara dibongkar," tegasnya.
Untuk lingkungan pasar, tambah Hans juga sudah dilakukan sosialisasi tertib sampah dan drainase.
"Jadi, di komplek pasar kita berharap masyarakatnya dapat memahami dan mentaati aturan yang ada dan jelas ini. Karena apa, bila hal ini juga tetap tidak diindahkan selain di bongkar juga ada sanksi lainnya diantaranya sanksi administrasi bahkan sampai pidana. Nah dengan itu semoga kita sama-sama memahami satu dengan lainnya, ini juga untuk kebaikan kita bersama," pungkasnya.[manan]
loading...
TAG