Arbandi Libo Bantah Tudingan Dana BUMDes Fiktif, Ini Katanya...!

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Dituding terkait Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Haka Duhup, Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Ketua BUMdes, Arbandi Libo angkat bicara, Sabtu (21/9/2019) di kediamannya.
Menurut Arbandi, diirinya menyangkal atas apa yang diduga kan tentang pengelolaan dana BUMdes Mintin terhadap dirinya itu.
"Kalau dituduh fiktif itu tidak benar. Jadi, ceritanya begini, BUMdes di Desa Mintin ini sejak Perdes nya keluar tahun 2017 kami sudah menerima penyertaan modal itu (BUMdes) sebesar 134 jutaan, dan itu ada LPJnya. Nah, dari 134 juta itu, 34 juta digunakan untuk pembelian sound sistem yang saat ini dikelola oleh sekretaris BUMdes Mintin," ujar Arbandi saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (21/9/2019) dikediamannya di Desa Mintin.
Selanjutnya, terang Arbandi, ada sekitar 50 juta dari dana BUMdes itu untuk pembagian pupuk bersubsidi. Namun, karena terkendala teknis seperti harus ada agen, usaha tani dan lainnya, maka gagal dilaksanakan.
"Nah, yang sisa 100 juta itu, sebanyak 50 juta saat ini kita alihkan untuk usaha BRI Link. Dimana, usaha awal untuk BNI 25 juta, dan sudah kita masukkan dana tersebut ke BNI, namun sampai sekarang uang itu tidak kita pergunakan dan masih ada. Selanjutnya, bendahara 13 juta dan sisanya untuk pembelian laptop. Untuk BNI sendiri sampai sekarang juga dari pihak BNI belum ada realisasi penyerahan Id dan sebagainya. Jadi, kalau dikatakan fiktif itu tidak  benar, SPJ dan LPJ nya juga sudah kita sampaikan ke Pj Kades bulan Juli 2019 lalu" tuturnya menceritakan.
Bahkan, tambah Arbandi, baru-baru ini pihaknya juga telah menerima bantuan dari Kemendes sebesar 50 juga untuk BUMdes Mintin.
"Untuk dana 50 juta itu kita tambahkan untuk pengelolaan sound sistem yang masuk dalam usaha unit desa Mintin, dan itu langsung kita serahkan pertanggungjawabannya. Nah, itu kalau dikatakan fiktif seharusnya ditanyakan dulu ke kita (pengurus) biar kita jelaskan peruntukan unit usaha yang ada BUMdes ini, karena kita mengelolanya sesuai dengan mekanisme yang ada. Jadi, jangan langsung ngasih info keluar," bebernya.
Saat ini juga, tambah Arbandi, dari pengelolaan unit usaha dari sound sistem itu saat ini sudah menjadi penghasilan. "Untuk penghasilannya masih ditangan sekretaris BUMdes, jadi kedepannya kita optimis akan memajukan Desa Mintin ini menjadi desa inovatif yang bersinergis dengan Visi-Misi Bupati Pulang Pisau" tutup Arsandi Libo yang dinyatakan memang di Pilkades Mintin beberapa waktu lalu dengan perolehan suara sebanyak 427 suara dari empat calon lainnya.
Sebelumnya, Arbandi Libo diberitakan bahwa Bumdes yang ada di wilayahnya, hanyalah tinggal nama. Bahkan kucuran dana Pemerintah melalui salah satu BRI Link, pun tidak jelas alokasinya.
Bahkan, pupuk yang diperuntukkan bagi masyarakat dengan menggunakan anggaran Bumdes tersebut, hanyalah isapan jempol belaka, karena jelas-jelas barangnya tidak ada.
Ironisnya, tudingan tersebut keluar dari statement Pj Kades setempat, yakni Leman.
"Pj kades itu kan sama tugasnya dengan kades, seharusnya sebagai penengah misal ada problem atau polemik yang terjadi di desa. Maksudnya cari jalan keluar dengan menggelar rapat atau semacamnya, biar permasalahan ada titik terangnya, bukan langsung disampaikan ke pihak luar," tutupnya.[manan]
loading...
TAG