Tarian Dayak Hyang Dadas Segera Tampil di Istana Negara

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Ratusan penari dan pemusik yang tergabung dalam tim kesenian Kalimantan Tengah (Kalteng) bakal menampilkan tarian Hyang Dadas di Istana Merdeka, tepatnya di momen penurunan bendera 17 Agustus 2019.
Mereka sendiri berasal dari sanggar dan pelajar sekolah yang telah diseleksi dari beberapa Kabupaten/Kota di Bumi Tambun Bungai.
Penampilan tarian Hyang Dadas dijadwalkan berdurasi kurang lebih 15 menit, sebelum upacara penurunan bendera dan akan disaksikan langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Dwitya Amanda Putri, pimpinan produksi tari Hyang Dadas menuturkan, tim kesenian Kalteng ini akan menampilkan tarian Hyang Dadas dengan jumlah penampil keseluruhan itu dengan pemusik ada 221 orang.
"Dari Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, dan Barito Utara. Para penampil berasal dari sanggar-sanggar dan anak-anak sekolah yang kita seleksi, dan pada hari ini kita lakukan gladi," jelasnya, Kamis (15/8/2019).
Dijelaskannya, pesan dari tari Hyang Dadas yang ingin disampaikan adalah The Voice of Unity (suara kesatuan, red) dan ditampilkan dengan bunyi-bunyian dari gelang yang dipakai oleh para penampil.
"Seperti hastaq yang kita buat yaitu The Voice of Unity, jadi gelang-gelang itu memang bunyi pemersatu untuk kita semua," bebernya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan mengatakan dengan tampilnya tim kesenian tari Hyang Dadas pada saat HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara adalah merupakan kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan oleh para pengiat dan pelaku seni budaya Kalteng.
"Ini kesempatan terbaik bagi kita untuk membuktikan bahwa seni dan budaya serta kearifan lokal di Bumi Tambun Bungai memiliki nilai seni budaya yang sangat tinggi," imbuhnya.
Dilanjutkan Guntur, diberikannya kesempatan tim kesenian Kalteng untuk pentas di Istana Negara, menunjukkan seni dan kebudayaan Dayak telah dikenal serta diperhitungkan.
"Pak Gubernur juga berpesan serta mengharapkan, bahwa kesempatan ini jangan disia-siakan. Tunjukkan dengan baik, bahwa seni dan budaya kita sangat luar biasa," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG