Sugianto: Andil di PON Papua tak Sekedar Partisipasi

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pada PON XIX Jawa Barat 2016, kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) bertengger di posisi 26 dari 34 provinsi. Dengan kata lain prestasi olahraga Kalteng pada saat itu kurang begitu menggembirakan.
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam amanat tertulis yamg dibacakan Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri SHut MP saat pelepasan atlet Pra PON di gubernuran, Jumat (2/7/2019), meminta perhatian Dispora dan pengurus cabang olahraga provinsi serta pemangku kepentingan lainnya, agar bersinergi untuk bersama-sama bekerja keras meningkatkan prestasi olahraga di tingkat nasional.
"Saya berpesan kepada Dispora dan Satlak Pra PON, persiapkan sebaik mungkin pelaksanaan Pra PON untuk seluruh cabang olahraga, fasilitasi dan berusaha meraih prestasi yang terbaik untuk lolos PON ke-20, loloslah ke PON dengan menjadi juara," tegasnya.
PON tahun depan akan digelar di Provinsi Papua, sudah barang tentu memerlukan anggaran yang besar, sehingga dapat dikatakan PON ke-20 adalah PON prestasi, bukan hanya partisipasi sekedar mengirimkan atlet tanpa prestasi.
Cabang olahraga yang diberangkatkan adalah cabang olahraga yang lolos Pra PON dengan menjadi juara dan mempunyai peluang yang besar untuk memperoleh medali.
Pra PON merupakan alat ukur untuk melihat sampai sejauh mana pencapaian atau pembinaan olahraga prestasi di masing-masing provinsi, juga merupakan syarat untuk menentukan cabang olahraganya lolos PON ke-20.
"Pra PON juga merupakan media atau sarana untuk mempererat dan membangun tali silaturahmi, rasa kesetiakawanan, persatuan dan kesatuan sesama atlet se-Indonesia," ujarnya.
"Keberhasilan Pra PON akan membantu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga pada akhirnya akan terwujud Kalimantan Tengah Berkah, masyarakat sehat, adil, makmur dan sejahtera," tegasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG