Razia, Satlantas Polres Kapuas Tindak Tegas Pengendara Knalpot Brong

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Satlantas Polres Kapuas menindak tegas para pengendara motor roda dua yang menggunakan knalpot brong.
Terlebih penggunaan knalpot brong juga bertentangan dengan Pasal 285 Ayat 1 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Dalam sepekan terakhir, Satlantas Polres Kapuas menindak 21 unit sepeda motor berkenalpot brong atau yang menimbulkan suara bising di seputaran Kota Kuala Kapuas.
Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasat Lantas, AKP Abdul Wakid mengatakan, pihaknya gencar melakukan penindakan pengguna knalpot brong sebab suaranya berisik, dan mengganggu pendengaran.
"Penindakan ini guna memberikan efek jera, dan menindak tegas para pengendara yang telah melanggar peraturan lalu lintas," katas AKP Abdul Wakid, Selasa (27/8/2019).
Pihaknya mengimbau agar tiap pengendara harus menerapkan toleransi terhadap pengendara lain. Alhasil, bila menggunakan knalpot blong bisa berpotensi mengganggu kosentrasi pengguna jalan.
Berbagai upaya sebelumnya, lanjut Wakid, sudah dilakukan guna mengantisipasi penggunaan knalpot brong di wilayah hukum Polres Kapuas, di antaranya dengan membentuk tim yang di pimpin KBP Satlantas Iptu Sumarno beserta Kanit Regident.
"Untuk melakukan penindakan pada pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas, tidak lengkapnya surat menyurat kendaraan dan standarisasi kendaraan seperti tidak adanya spion dan knalpot blong," terang Kasatlantas.
Dilanjutkannya, penindakan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan suara bising knalpot brong.
Untuk itu, kegiatan razia sepeda motor berknalpot brong akan rutin dilaksanakan, mengingat penggunaan knalpot yang tidak sesuai dengan standar dapat mengganggu
"Terutama jika saat warga menunaikan sholat magrib dan isya, tiba-tiba ada sepeda motor lewat dengan suara knalpot yang berisik sehingga konsentrasi umat bisa terganggu," pungkas Wakid.[zulkifli]
loading...
TAG