Puncak Hari Jadi IBI ke-68 Digelar, Ini Harapan Bupati Ben

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkat Kabupaten Kapuas digelar di Aula Kantor Bupati, Jalan Pemuda Kuala Kapuas, Selasa (13/8/2019) pagi.
Puncak HUT IBI kali ini dimeriahkan dan diikuti sebanyak 250 Bidan yang tersebar di wilayah Kabupaten Kapuas.
Tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kapuas H Masrani, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny Ary Egahni Ben Bahat, Wakil Ketua I Pengurus Daerah IBI Provinsi Kalteng Arainiati Manjat, M.Kes, Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Kapuas Danung Sri Wulandari, M.Ph dan jajaran serta undangan lainnya.
HUT IBI 68 ini membangun  tema “Bidan Melindungi Hak Kesehatan Reproduksi Melalui Pemberdayaan Perempuan dan Optimalisasi Pelayanan Kebidanan”, maka kegiatan HUT IBI bertujuan untuk menguatkan profesi dan organisasi dalam meningkatkan kualitas anggota IBI serta memantapkan IBI sebagai organisasi bidan yang handal
Bupati Kapuas Ben Brahim dalam sambutan tertulis yang dibacakan Masrani menyampaikan ucapan selamat HUT ke 68 kepada segenap komponen Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kapuas.
Ben juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian bidan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Melalui momentum tersebut IBI harus menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan serta kaum wanita pada umumnya dalam rangka memperkokoh persatuan bangsa, membina pengetahuan dan keterampilan anggota dalam profesi kebidanan khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kesejahteraan keluarga," ucapnya.
Selain itu, turut membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta meningkatkan martabat dan kedudukan bidan dalam masyarakat.
“Dengan arah dan landasan tersebut maka diharapkan IBI terus berkembang dengan hasil-hasil perjuangannya yang semakin nyata dan telah dapat dirasakan manfaatnya baik masyarakat maupun pemerintah,” imbuhnya.
Ben, berharap, di usia ke- 68 ini IBI khususnya Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kapuas semakin matang, profesional, bermartabat dan sejajar dengan organisasi profesi lainnya.
Ia menekankan, peran bidan di masyarakat sangat dihargai dan dihormati karena tugasnya yang sangat mulia, memberi semangat, membesarkan hati dan mendampingi serta menolong ibu melahirkan dapat merawat bayinya dengan baik.
“Untuk itu sebagai seorang bidan, janganlah memilih-milih pasien miskin atau kaya karena tugas seorang bidan adalah membantu ibu, bukan mengejar materi. Karena Bidan adalah manusia yang berhati mulia. Maka Tuhan Yang Maha Esa pasti akan mendahulukan kepentingan kita. Kapanpun apabila masyarakat membutuhkan, berikan pelayanan segera jangan menunda, memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yang paling utama,” pungkasnya.[zulkifli]
loading...
TAG