Polsek Kahlir Amankan Maling Anjing yang Viral Facebook

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Kasus dugaan maling anjing yang sempat viral di media sosial (Facebook) berhasil diungkap jajaran Polsek Kahayan Hilir (Kahlir), Minggu (11/8/2019).
Dalam pengungkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan tiga orang pelaku bernama Neysila Watt (30), Thomas (32), dan FRS yang masih dibawah umur.
Pencurian sejumlah hewan peliharaan milik  warga di RT 03, Desa Hanjak Maju, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau itu terjadi pada Sabtu (11/8/2019) sekira pukul 03.30 Wib.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kapolsek Kahayan Hilir Iptu Sugiharso, SH menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan sepasang suami istri dan satu orang anak di bawah umur yang mencuri 4 ekor anjing dengan cara memberi kepala ayam yang dicampur racun (putas), sehingga menyebabkan anjing tersebut mabuk dan mati.
Kemudian, lanjut Sugi, pelaku mengikat hasil curiannya itu lalu dimasuka  ke dalam karung dan dibawa menggunakan satu buah mobil.
"Rencananya hasil curian ini akan dijual oleh pelaku, namun keburu ditangkap warga. Pelaku ini ada yang orang Dadahup (Kapuas), dan Kota Palangka," ujar Sugi saat dikonfirmasi wartawan media ini, Minggu (11/8/2019).
Dari kejadian itu, selain mengamankan 4 pelaku Polsek Kahayan Hilir juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa,
Kemudian anggota Polsek Kahayan Hilir mengamankan barang bukti berupa, karet (untuk mengikat anjing), karung, 4 ekor Anjing yang sudah mati, satu unit mobil jenis Daihatsu Merk Great New dengan nopol KH 1923 TE beserta kunci kontaknya.
"Dalam kejadian tersebut pelaku melanggar Pasal 363 ayat (1) Ke-4 KUHP ancaman hukuman maksimum 7 tahun," tutupnya dengan cukup singkat.[manan]
loading...
TAG