Pilkades Serentak di Pulpis, Tahapan Demi Tahapan Terus Berjalan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pulang Pisau, M Syaripul Pasaribu mengatakan, untuk tahapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019, di Kabupaten Pulang Pisau sampai hari ini, Minggu 4 Agustus 2019 batas terakhir penelitian berkas para Balon Kades. 
"Tahapan Pilkades hari ini batas akhir penelitian dan perbaikan berkas para calon kades. Penelitian berkas balon kades ini fokus terkait dengan kesesuaian antara berkas dan syarat yang telah ditentukan, diantaranya bebas narkoba dan sehat dari RSUD, serts berkelakuan baik dengan bukti SKCK dari Polres. Juga masalah pendidukab minimal SMP atau sederajat," kata Syariful saat dikonfirmasi media ini, Minggu (4/8/2019) sore.
Dijelaskan Syariful, tahapan demi tahapan sudah  terus berjalan. Pilkades serentak di Kabupaten Pulang Pisau akan dilaksanakan pada 18 September 2019 mendatang. Itu mengingat, lanjutnya, masa kepemimpinan kepala desa di 30 desa tersebut tahun ini sudah habis sehingga akan kembali melaksanakan Pilkades serentak pada 18 September mendatang.
"Sedikitnya ada 30 desa di tahun 2019 ini yang akan mengikuti Pilkades serentak," tukasnya. 
Dirinya menambahkan, bahwa penyelenggaraan Pilkades serentak ini mengacu dalam Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa.
"Saat ini diinformasikan rata-rata balon kades yang akan berkompetisi di Pilkades serentak ini melebihi dari 5 orang calon. Berarti bila balon lebih dari 5 orang harus dieliminasi kan, dan  kelebihannya sisanya akan melalui tahapan tes tertulis oleh Panitia Pilkades Kabupaten Pulang Pisa yang akan dalaksanakan 8 Agustus 2019 ini di Aula Bappedalitbang Kabupaten Pulang Pisau,"pungkasnya.
Ia berharap nantinya para kades yang terpilih mampu membawa kebaikan desa yang lebih maju, berkembang dan berinovasi.
"Itu tentunya akan bersinergis dengan program Pemkab Pulpis untuk Kemajuan bumi Handep Hapakat ini. Bersaing lah dengan jujur dan adil, biarkan masyarakat desa memilih pimpinannya sesuai hati nurani," tutupnya.[manan]
loading...
TAG