Peringati Hari Jadi Ke-17, Ini Catatan Prestasi Bartim

Print Friendly and PDF
TAMIANG LAYANG - Masih terbilang muda, Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang di bulan Agustus 2019 ini memasuki usia 17 tahun terbukti sudah banyak menorehkan prestasi.
Fakta ini seperti diungkap Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran saat menghadiri dan sekaligus menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Bartim, Sabtu (3/8/2019).
Beberapa prestasi telah diraih Bartim, di antaranya juara umum MTQ Korpri IV Tingkat Provinsi Kalteng tahun 2018, dan sukses sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ IV Korpri 2018.
Kemudian telah didaftarkannya varietas padi unggul lokal Siam Busu oleh Pusat Perlindungan Tanaman dan Perizinan Kementerian Pertanian, serta penghargaan pin emas Satya Lencana Adhi Bhakti Tani Pratama oleh Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA).
Selanjutnya, Pemkab Bartim tiga tahun berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yaitu Tahun Anggaran 2016, 2017 dan 2018.
"Ini artinya tata kelola pemerintahan dan keuangan di Kabupaten Barito Timur benar-benar menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi,” terang Sugianto.
Menurut Sugianto, tekad, komitmen dan usaha keras ini tentu diyakini sebagai bentuk perhatian dan ketulusan Pemkab Bartim, sehingga mampu mempertahankan opini ini.
Lebih lanjut, berbagai prestasi yang telah diraih Kabupaten Bartim seperti Juara I Gerakan Sayang Ibu tingkat Provinsi Kalteng tahun 2018 dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Kemudian perkembangan makro ekonomi Kabupaten Bartim memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan, di mana pertumbuhan ekonomi Bartim berdasarkan data tahun 2017 tumbuh sebesar 5,98 persen.
Gini Ratio Gini ratio berfluktuasi, dari tahun ke tahun dan pada tahun 2017 sebesar 0,307. Kemiskinan persentase penduduk miskin mengalami penurunan, dari sebesar 7,17 persen pada 2017 menjadi 6,56 persen pada 2018.
Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Bartim terus mengalami peningkatan dan pada tahun 2018 mencapai 70,82.
"Dapatlah ini diartikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah melakukan berbagai inovasi untuk dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, menerapkan keterbukaan informasi publik serta tata kelola pemerintahan yang berdasarkan prinsip akuntabilitas dan transparansi," bebernya.
Tekad, komitmen serta kerja keras inilah, lanjut Sugianto, yang meyakinkan dirinya sebagai bentuk perhatian dan ketulusan dari Pemkab, sehingga mampu mencapai berbagai keberhasilan yang ada.[kenedy/adv]
loading...
TAG