Muspim PAC Ansor Kumai, Ini Pesan Ketua GP Ansor Kobar

Print Friendly and PDF
PANGKALAN BUN - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar musyawarah pimpinan (muspim) anak cabang GP Ansor Kecamatan Kumai, masa khidmah 2019 - 2022.
Pada kesempatan tersebut, Ketua GP Ansor Kobar, Abdul Sahel SPd.I mengajak kepada seluruh pemuda NU harus merapatkan barisan agar bersama-sama mensyiarkan islam ahlussunah wal jamaah an nahdliyyah kepada masyarakat Kobar, khususnya di Kumai.
Dilanjutkannya, dan juga harus bergandengan tangan mengawal dan menjaga ulama dan NKRI dari paham-paham wahabi, terlebih paham-paham radikalisme dan terorisme.
"Kita dalam mensyiarkan agama harus seimbang dengan rasa rasionalisme," ucapnya, Rabu (7/8/2019).
Ia juga menjelaskan sebagaimana jargonnya pendiri NU hubbul wathon minal iman yang berarti mencintai tanah air (bangsa) adalah sebagian dari iman.
"Kepada ketua terpilih kami harap agar dapat membawa Ansor kedepan lebih baik, lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Sampaikan islam yang rahmatan lil'alamin dengan cara yang santun, moderat dan mencerdaskan," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PAC Ansor Kumai terpilih, Ustaz Ahmadin SHi menegaskan akan siap menjalankan roda organisasi yang akan dinakhodainya. Sebagai pemuda sudah saatnya melakukan pergerakan dengan bersinergi dengan seluruh ketua PAC GP Ansor se-Kobar, tokoh-tokoh agama dan masyarakat, pihak stakeholder,  pemerintah dan masyarakat agar kegiatan yang dijalankan mendapat dukungan dari semua unsur.
"Dalam waktu dekat kami juga akan mempersiapkan agenda kegiatan pelantikan pengurus dan PKD sebagai agenda wajib untuk memberikan pemahaman kepada pengurus dalam menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART GP ANSOR," bebernya.
Terpisah, M Bashar Kapi SPd.I, tokoh masyarakat berharap, pemuda NU harus bisa mengawinkan agama dan budaya selama itu tidak bertentangan dengan syariat islam.
Ia juga berpesan, pemuda Kumai harus kreatif, inovatif dalam menjalankan usaha agar roda organisasi bisa berjalan dengan baik.
"Ajak anak muda kita agar merasa senang dan gembira dalam berorganisasi, contoh dengan mengadakan sholawatan, olahraga dan mengembangkan usaha ekonomi kreatif," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG