Lima Tersangka Sudah Dilimpahkan, Satu Jadi Tahanan Kota

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Hari ini Selasa (13/8/2019), dua orang berinisial FT dan HY yang merupakan  tersangka dari lima orang tersangka kasus pembangunan pasar Handep Hapakat di Kabupaten Pulang Pisau dilimpahkan.
Sebelumnnya Kepolisian Resort (Polres) Pulang Pisau juga telah melimpahkan tiga orang tersangka lainnya, berinisial FN, MA, dan F ke Kejaksaan Negeri Pulang Pisau pada Juli 2019 lalu.
Plh Kepala Kejaksaan Negeri (Plh Kajari) Pulang Pisau melalui Kasi Tindak Pidana Khusus Amir Giri, SH mengatakan Penuntut Umum Kejari Pulang Pisau telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara Tipikor pembangunan Handep Hapakat Pulang Pisau dari penyidik Polres Pulang Pisau.
"Ada 2 tersangka yang dilimpahkan penyidik Polres Pulpis, yaitu tersangka FT dan tersangka YM. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan barang bukti, Penuntut Umum melakukan penahanan rutan terhadap 1 orang tersangka YM," ujar Amir Giri kepada awak media, Selasa (13/8/2019).
Menurutnya, penahanan rutan tersebut nantinya akan dititipkan di Rutan Kuala Kapuas selama 20 hari kedepan terhitung sejak hari ini. Penahanan itu dilakukan oleh Penuntut Umum dikarenakan tersangka YM telah melakukan tindak pidana korupsi dan dapat dilakukan penahanan sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat (4) huruf a KUHAP.
"Hal lain, tersangka juga dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya. Perbuatan tersangka juga telah memenuhi syarat obyektif dan syarat formil dalam ketentuan Pasal 21 ayat (1) KUHAP," tuturnya.
Ditanya terkait tersangka berinisial FT, kenapa tidak ditahan seperti tersangka lainnya, Amir Giri menjelaskan untuk tersangka FT dilakukan saat ini diambil keputusan untuk dilakukan  penahanan 'KOTA', dan itu dengan beberapa pertimbangan, pertama tersangka FT saat ini dalam kondisi sakit namun tidak mempengaruhi pemeriksaan. Artinya sakitnya tidak mempengaruhi tanya jawab dalam hal pemeriksaan tersangka.
Kedua, berdasarkan surat dari RSUD setempat,  tersangka FT sehat, namun dengan catatan saat ini mengidap penyakit diabetes (gula darah 276) dan hipertensi (tekanan darah terakhir 150/90). Selain itu tersangka juga harus dilakukan suntik insulin empat kali sehari dan wajib didampingi dokter.
"Atas pertimbangan tersebut, kami penuntut umum melakukan penahanan kota terhadap tersangka FT selama 20 hari terhitung sejak hari ini supaya dapat mempermudah tersangka kontrol kondisi kesehatannya," ujarnya.
Amir menambahkan, setelah ini penuntut umum Kejari Pulang Pisau akan segera melimpahkan lima berkas perkara dan barang bukti perkara tersebut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palangkaraya untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan sidang pengadilan.[manan]
loading...
TAG