Lebih dari Lima, Bakal Calon Kades Harus Ikut Tes Tertulis

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Tahapan demi tahapan di Pilkades serentak 2019 di terus berjalan. Sejauh ini, tahapan Pilkades serentak di Pulang Pisau sudah memasuki proses penyampaian nama bakal calon Kepala Desa (Kades) dan nomor urut ke pihak DPMDes Kabupaten Pulang Pisau, guna percetakan surat suara.
Sedikitnya ada 30 desa yang akan menggelar Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Pulang Pisau ini.
Dikatakan Kadis PMD Pulang Pisau, Syariful Pasaribu dalam tahapan Pilkades serentak ini pihaknya terus melakukan pemantauan dan monitoring, dengan turun langsung ke desa-desa terutama di desa yang calonnya lebih dari lima orang.
Karena, menurutnya, jika calon dalam Pilkades serentak ini lebih dari lima orang, maka akan ada seleksi tertulis dan wawancara.
"Ini sudah sesuai dengan ketentuan yang ada, jika ada lebih dari lima calon maka akan digelar tes tertulis dan wawancara  ketentuan itu tidak boleh lebih dari 5 calon. Dari hasil pantauan kita ada delapan desa yang calonnya lebih dari lima orang. Sehingga di desa itulah yang menjadi prioritas untuk kita kunjungi atau dimonitoring," ujar Syariful Pasaribu, kepada awak media, Rabu (7/8/2019).
Dalam monitoring itu, lanjut Syariful, pihaknya  langsung bertatap muka dengan para bakal calon kades dimaksud, dan langsung memberikan arahan, yakni setelah para balon kades mendaftarkan diri kemudian dilakukan  penelitian berkas sekaligus perbaikan berkas, ketika sudah diteliti didapati ada yang kurang, maka otomatis jika tidak memenuhi ketentuan akan langsung di eliminasi.
"Meski begitu, kita dari Tim Kabupaten tidak ingin panitia itu gegabah menjatuhkan tanpa dasar yang kuat. Artinya harus sesuai aturan yang belaku saja kita. Untuk pelaksanaan tes tertulis sendiri akan dilaksanakan pada 8 Agustus ini di Aula Bappedalitbang Kabupaten Pulang Pisau," pungkasnya.
Sejauh ini juga, tambah Syariful, pihaknya sudah membentuk tim seleksi yang independen dan profesional dalam pelaksanaan tes tertulis bagi balon kades yang lebih dari lima orang tersebut.
"Kita jamin tim seleksi ini sudah profesional dan independen tentunya. Artinya tidak satu pun orang yang bisa membocorkan soal dari tim seleksi itu, karena kita upayakan bahwa seleksi ini benar-benar adil dan menjadi satu hal tidak mengganggu suatu perasaan para calon lainnya, karena kita akan menegakan keadilan, agar kelak kades yang terpilih memiliki tanggungjawab dan berakhlak baik," tegasnya.[manan]
loading...
TAG