Kronologi Pria Ngaku Polisi Berakhir di Jeruji Besi

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas Timur berhasil mengungkap kasus pencatutan profesi polisi. Pelakunya berinisial AR (20) warga Desa Anjir Serapat Baru, Kecamatan Kapuas Timur.
Modusnya AR ini mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Bripda Pol dan AKP. AR atau terlapor ini dengan tipu daya berhasil memperdayai korbannya seorang wanita, sampai korbannya bersedia menyerahkan uang jutaan rupiah. Tidak itu saja, AR juga menggauli korbannya.
Namun petualangan pemuda yang mengaku polisi ini akhirnya terhenti berkat kejelian aparat kepolisian Polsek Kapuas Timur yang ini juga dibantu ungkap kasus ini oleh personel Brimob di wilayah setempat.
Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Siti Rabiatul Adawiyah, melalui rilis yang diterima kabarkalteng.com membeberkan kronologis kejadian tersebut.
Sabtu (17/8/2019) sekitar jam 03.00 WIB dini hari, di TKP sebuah rumah di Jalan Trans Kalimantan, Desa Anjir Serapat Barat Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalteng. Telah terjadi
dugaan tindak pidana persetubuhan
"Selain itu terlapor juga disangkakan melakukan tindak pidana membawa, meguasai dan atau memiliki senjata tajam tanpa ijin serta kasus penipuan," beber Srikandi Polisi ini, Jumat (3/8/2019).
Polisi yang mendapatkan laporan dari pelapor bahwa di rumah orang tuanya ada seseorang yaitu AR masuk ke dalam rumahnya melalui jendela kamar.
"Mendapatkan laporan tersebut kemudian anggota Brimob bekerja sama dengan personel Polsek Kapuas Timur segera menindaklanjuti dengan mendatangi TKP di rumah tersebut," terang Iptu Siti.
Saat polisi sampai di TKP, lanjut Kapolsek, terlapor sudah kabur melarikan diri dengan hanya memakai celana dalam, sementara beberapa barang milik terlapor masih tertinggal di dalam kamar korbannya.
Selanjutnya barang-barang milik pelaku tersebut di amakan ke Mako Brimob.
Kemudian pada hari Selasa (20/8/2019) sekira pukul 16.00 WIB di Mako Brimob kilometer 8 Kecamatan Kapuas Timur, AR dengan korban mendatangi Mako Brimob untuk mengambil barang-barang miliknya tersebut.
Pada saat berada di Mako Brimob tersebut terlapor malah mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polres Kapuas Bagian Buser, namun kali ini aksi AR mengaku anggota polisi AR tak mempan karna petugas kepolisian sudah mengetahui identitas sebenarnya, sampai akhirnya AR pun diamankan.
"Terlapor ini menggunakan identitas palsu mengaku sebagai anggota Polri dengan maksud dan tujuan agar bisa berpacaran dengan korban," ucapnya.
Sebelum itu, dengan aksinya terlapor ini berhasil menggauli sang korban, AR juga sempat meminjam uang sekitar Rp1 juta kepada korban.
"Menindaklanjuti  laporan dan atas  penyelidikan terlapor berikut barang bukti kami amankan ke Polsek Kapuas timur guna proses hukum lebih lanjut," pungkas Kapolsek.[zulkifli]
loading...
TAG