Komitmen Percepatan Penserfikatan, BPN dan Kemenag Kembali Ukur Tanah Wakaf

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Komitmen untuk percepatan persetifikatan tanah wakaf terus digenjot jajaran Kantor Kemenag Kapuas.
Sebanyak 15 lokasi tanah wakaf yang diusulkan untuk disertifikati, diantaranya 7 lokasi melalui jalur PTSL dan 8 lokasi melalui jalur sporadik.
Fahrurrazi, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pulau Petak mengatakan, bersama Kasi Penyelenggara Syariah Kemenag Kapuas, pihaknya telah melakukan pendampingan petugas pengukuran tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kapuas Januar dan stafnya  mengukur tanah wakaf di beberapa tempat wilayah kecamatan Pulau Petak pada Rabu (27/08/2019).
"Sebanyak 8 lokasi melalui jalur sporadik sudah diselesaikan oleh Tim BPN Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Pihak Penyelenggara Syariah Kabupaten Kapuas," kata Fahrurrazi, Jumat (30/8/2019).
Fahrurrazi mengatakan, pendampingan ini untuk meningkatkan pelayanan kepada umat dan masyarakat.
Pensertifikatan tanah wakaf, lanjut dia, di Kecamatan Pulau Petak dianggarkan melalui jalur Sporadik yang merupakan anggaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah.
Sementara, penyelenggara Syariah, Kemenag Kapuas, H Supriatin mengatakan, kegiatan pengukuran tanah wakaf masih ada mengalami beberapa kendala di antaranya banyaknya wilayah yang tidak terdeteksi melalui jaringan GPS internet.
Begitu juga dikarenakan lahan hutan sehingga menghambat proses sertifikasi tanah wakaf diwilayah tersebut.
Ada beberapa wilayah Kecamatan se-Kabupaten Kapuas yang perlu ditinjau kembali posisi letak geografis tanah wakafnya.
"Ini hanya kendala teknik di lapangan, semua pengukuran lancar, semoga target yang dicapai sesuai dengan keinginan kita bersama,” pungkas Supriatin.[zulkifli]
loading...
TAG