Keberadaan Situs Sejarah Kapal Banama di Kalawa Terus Dikembangkan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Upaya pengembangan situs sejarah Kapal Banama yang berada di wilayah Kelurahan Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau terus dilakukan pendalaman oleh pihak terkait tentang sejarah keberadaan kapal tersebut.
Jumat (2/8/2019) pagi rombongan pihak terkait, mulai Lurah, Damang Mantir, tokoh adat, mahasiswa KKN, Disbudpar dan anggota dewan kabupaten setempat turun langsung ke lokasi keberadaan situs yang hingga kini menjadi legenda dan cerita turun-temurun oleh warga setempat dan sekitarnya.
Dikatakan salah satu  anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, dirinya  mengharapkan temuan yang diduga bangkai Kapal Banama di Kelurahan Kalawa itu bisa dengan segera dilakukan penggalian data sejarahnya lebih mendalam. Mengingat, katanya, kalau situs tersebut dapat dikaji lebih dalam oleh pihak pihak berkompeten di bidangnya maka akan berpotensi menjadi destinasi wisata yang ramai kunjungi masyarakat.
"Tentunya besar harapan kami agar situs situs maupun peninggalan yang bersejarah di Kabupaten Pulang Pisau ini dapat didimulai pendalaman untuk menggali sejarahnya. Dengan itu, dipastikan mampu menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bumi Handeo Hapakat ini," ucapnya lokasi penemuan situs Kapal Banana di Kelurahan Kalawa, Jumat (2/8/2019).
Bahkan, lanjut politikus Golkar ini, apabila nantinya tahapan demi tahapan telah dilalui tentunya akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar dengan menyediakan jasa transportasi air dan sebagainya.
"Penemuan ini bila sudah dipastikan menjadi situs sejarah, maka masyarakat akan merasakan dampaknya yang pertama akan merasakan hasilnya yakni masyarakat lokal dengan jasa transportasi air dan sebagainya. Selain itu juga akan mampu menambah PAD daerag," kata Tandean.
Selain itu juga, tambah Tandean, ini guna percepatan pembangunan sektor wisata, pihaknya (DPRD) akan mempertimbangkan dengan melakukan penganggaran agar situs tersebut bisa lebih maksimal dikemudian hari.
"Pada dasarnya kami akan mendukung pengembangan situs sejarah yang ada di Kabupaten Pulang Pisau ini," tutupnya.[manan]
loading...
TAG