Kabut Asap di Sampit Sempat Ganggu Jadwal Penerbangan

Print Friendly and PDF
SAMPIT - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berimbas kabut asap pekat menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (5/8/2019). Musibah alam ini sempat membuat penerbangan dari Surabaya menuju Sampit mengalami kendala, karena jarak pandang hanya 100 meter hingga sempat membuat pendaratan tertunda.
Yogi Suradiningrat, Kepala Seksi Pelayanan dan Kerjasama Bandara H Asan Sampit menjelaskan, pagi Senin ini sekitar pukul 07.00 WIB jarak pandang landasan pacu atau runaway Bandara H Asan Sampit hanya berkisar 100 meter. Ini akibat tertutup kabut yang cukup tebal. 
Bahkan 30 menit kemudian meningkat hingga 300 meter, dan 30 menit selanjutnya atau pada pukul 08.00 meningkat lagi menjadi 2000 meter.
"Dengan jarak pandang yang mencapai 2 kilometer membuat pesawat aman untuk landing atau melakukan pendaratan," ujarnya kepada kabarkalteng.com.
Menurutnya, kabut asap ini tidak dapat diprediksi karena pada hari-hari sebelumnya masih belum berpengaruh pada jadwal penerbangan pesawat dari Surabaya tujuan Sampit yang biasanya mendarat pada pukul 07.15 WIB.
"Apabila jarak pandang kurang dari 2000 meter kami melarang pesawat untuk landing atau mendarat walaupun itu adalah tanggung jawab pilot," pungkasnya.[tomi]
loading...
TAG