Kabupaten Lamandau dan Katingan Peroleh Predikat KLA

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Untuk pertama kalinya ada Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang memperoleh predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Itu seletah Kabupaten Katingan dan Lamandau memperoleh predikat KLA tahun 2019.
Untuk memperoleh predikat KLA bukanlah perkara yang mudah tapi memerlukan perjuangan yang panjang dan terkadang melelahkan, karena banyaknya persyaratan lintas perangkat daerah dan lintas sektor yang harus dipenuhi.
"Saya telah mendapat laporan tentang pembangunan dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dibidang PPPA dan PPKB di Kalimantan Tengah yang semakin lama semakin baik, nyata dan menyentuh kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya," ucap Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam amanatnya dibacakan Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri SHut MP saat Rakorda Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3APPKB), Kamis (1/8/2019).
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai bersama-sama seluruh rakyat Kalteng menyampaikan, selamat atas torehan keberhasilan Kabupaten Lamandau dan Katingan yang telah memperoleh predikat KLA pada tahun 2019 ini.
"Saya berharap momentum keberhasilan ini dapat ditiru oleh Kabupaten/Kota lainnya se Kalimantan Tengah sehingga suatu saat kita mampu mewujudkan PROVILA atau Provinsi Layak Anak di Kalimantan Tengah demi keberlangsungan generasi penerus bangsa yang berkembang secara positif di lingkungannya yang nyaman dan layak anak," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai keberhasilan Provinsi Kalteng yang di penghujung tahun 2018 lalu mendapat penghargaan APE atau Anugerah Prahita Ekapraya sebagai penghargaan atas komitmen di bidang PPPA khususnya dalam bidang PUG atau Pengarusutamaan Gender.
Prestasi ini harus menjadi pendorong bagi semua Kabupaten/Kota se Kalteng untuk mengedepankan PUG yang dimulai dengan melaksanakan PPRG atau Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender.
"Bukti nyata telah kita peroleh dimana salah satunya adalah dengan keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 35 persen atau melebihi target nasional yaitu lebih dari 30 persen," pungkasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG