Jelang PK Online, 262 Guru Ikuti Sosialisasi PPKB dan Simulasi

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Menjelang Pemetaan Kompetensi (PK) online Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada 14 hingga 15 September, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pulang Pisau menggelar sosialisasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) dan simulasi PK online di GPU Handep Hapakat, Rabu (28/8/2019).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 262 guru di bawah koordinasi Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI, mulai tingkat SD, SMP, dan SMA se-Pulang Pisau.
Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Kemenag Pulang Pisau, H Ardiansyah dan turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Menengah Kanwil Kemenag Kalteng, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Pulang Pisau, Khairani, Tim PPKB dan para pengawas PAI.
Dalam sambutannya, H Ardiansyah menyambut baik kegiatan tersebut. “Tentunya ini merupakan kegiatan yang penting yakni untuk mempersiapkan PK Online untuk Guru PAI yang akan dilaksanakan tanggal 14 sampai 15 September, sekaligus mensosialisasikan program pengembangan keprofesian berkelanjutan. Terus meningkatkan disiplin dan kinerja sebagai guru," katanya.
Terpisah, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Pulang Pisau, Khairani mengatakan, kegiatan ini adalah tindak lanjut hasil rapat Seksi Pendis dan Tim PPKB Pulang Pisau pada Rabu 21 Agustus 2019 tentang Sosialisasi dan Simulasi PK Online bagi guru PAI di Lingkungan Kemenag Pulang Pisau.
Selain itu, PK online adalah salah satu program yang tidak terpisahkan dari PPKB GPAI yang dilakukan Kementerian Agama, sebagai upaya meningkatkan kualitas guru PAI. Tahapannya dimulai dari pengisian data evaluasi diri (evadir) sebagai instrumen pemetaan.
Di Provinsi Kalteng PK online, lanjutnya, akan dilakukan secara serentak pada 14 hingga 15 September 2019  mendatang. Tujuannya untuk melakukan pemetaan kompetensi guru PAI, berkenaan dengan kelemahan, kekurangan dan kekuatannya.
Tambahnya, dari hasil pemetaan ini kemudian akan dilakukan pembinaan atau penguatan terhadap guru PAI yang memiliki kelemahan dan kekurangan melalui kegiatan PPKB dalam bentuk Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Bimbingan Teknis (Bimtek) dan lain-lain.
"Bahkan di masa mendatang hasil PK online akan diitegrasikan ke dalam Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA) dan dijadikan dasar kelayakan mendapatkan tunjangan profesi guru," pungkasnya.[manan]
loading...
TAG