Insiden Berdarah Malam Idul Adha di Mantangai, Satu Nyawa Melayang

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Insiden berdarah, yang mengakibatkan hingga satu nyawa melayang terjadi tepat di malam saat warga menyambut Hari Raya Idul Adha.
Peristiwa itu terjadi di Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Sabtu (10/8/2019) malam, sekira pukul 18.30 WIB.
Korbannya Arif alias Abun, pria berusia 36 tahun warga desa setempat.
Jasad korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan sejumlah luka bacok. Kondisinya saat ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Menerima laporan kejadian tersebut, pihak kepolisian pun langsung mendatangi TKP di samping sebuah warung di desa tersebut guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden berdarah itu.
Belakangan diketahui, korban meninggal diduga setelah dianiaya oleh pelaku yang diketahui berinisial MK (23) yang juga warga desa setempat.
Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Sony Rizky Anugrah saat dikonfirmasi, Minggu (11/8/2019) siang, membenarkan adanya kejadaian tersebut.
"Pelaku penganiyaan tersebut berikut barang bukti sudah kami amankan, untuk kami lakukan proses hukum lebih lanjut," beber Kasat Reskrim.
Dirinya menjelaskan, kronologi kejadian berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi.
"Kejadian berawal saat korban dan pelaku serta saksi, berkumpul minum-minuman beralkohol jenis wiski sebelum penganiyaan terjadi," ungkapnya.
Dilanjutkannya, berdasarkan keterangan didapat pihaknya bahwa pada saat itu ada perkataan pelaku yang menyinggung korban hingga terjadilah keributan.
Korban disebutkan sempat mencabut senjata tajam jenis badik miliknya mau menusuk pelaku.
"Tetapi pada saat itu badik korban dapat ditangkap dan dipegang oleh pelaku dengan menggunakan tangan kiri sehingga jari tangan pelaku luka," terangnya.
Kemudian, pelaku mundur lalu mencabut senjata tajam jenis parang yang diselipkan di pinggang sebelah kiri pelaku, kemudian pelaku membacok dan menusuk tubuh korban.
Serangan pelaku dengan parangnya mengenai kepala bagian atas tengah, dada sebelah kiri, ketiak sebelah kanan, punggung sebelah kanan dan lengan sebelah kanan korban.
"Setelah korban tidak bergerak, pelaku pergi meninggalkan tempat kejadian untuk melarikan diri," bebernya lagi.
Setelah kejadian itu, tak butuh waktu lama pada malam itu juga  polisi akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pelaku.[zulkifli]
loading...
TAG