Empat Terdakwa Kasus Tipikor Sudah Dititipkan di Rutan Palangka Raya

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada pembangunan pasar Handep Hapakat di Kabupaten Pulang Pisau memasuki babak baru.
Empat dari lima orang terdakwa dalam kasus tersebut telah dipindahkan ke rutan kelas II A Palangka Raya, Rabu (21/8/2019) siang.
Pemindahan para terdakwa sebagai upaya memudahkan proses sidang di Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Palangka Raya.
Dikatakan Kasi Pidsus Kejari Pulang Pisau, Amir Giri SH pemindahan ini sendiri dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekira pukul 10.00 WIB dari rutan kelas II B Kuala Kapuas ke Rutan Kelas II A Palangka Raya.
"Jadi, keempat terdakwa ini hanya dititipkan sementara di Rutan Kelas II A Palangkaraya selama mengikuti proses persidangan nanti," kata Kasi Pidsus Kejari Pulang Pisau, Amir Giri SH kepada wartawan media ini, Rabu (21/8/2019) malam.
Adapaun keempat orang terdakwa itu, tambah Amir, berinisial FN, F, YM, dan MA dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar Handep Hapakat yang bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran (TA) 2016, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp. 2,7 miliat berdasarkan audit BPK RI.
"Sesuai dengan penetapan Mejelis Hakim Tipikor. Sidang perdana akan dimulai Selasa 27 Agustus 2019 sekira pukul 09.00 WIB, dalam agenda pembacaan surat dakwaan terhadap para terdakwa. Nanti release panggilannya akan kami serahkan kepada masing-masing terdakwa," pungkasnya.
Perlu diketahui, sebelumnya pihak Kejaksaan Negeri Pulang telah melimpahkan berkas perkara terdakwa ke pengadilan Tipikor Palangka Raya pada Kamis 15 Agustus pekan lalu, dan untuk satu orang terdakwa berinisial FT merupakan tahan kota oleh Kejari Pulang Pisau.[manan]
loading...
TAG