Dikabarkan Opname, Pelimpahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek Pasar Handep Hapakat Ditunda

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) pada pembangunan Pasar Handep Hapakat pada tahun 2016 lalu telah menjerat lima orang tersangka.
Dari lima tersangka itu sebelumnnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau sebanyak tiga orang berinisial FN, MA, dan FI.
Sedangkan, untuk dua orang tersangka lainnya berinisial H FT dan H YM rencananya Senin (5/8/2019) ini akan dilimpahkan ke Kejari Pulang Pisau. Namun, lantaran salah satu tersangka berinisial H FT dalam keadaan sakit atau opname maka proses pelimpahan tersangka dan barang bukti kedua tersangka ditunda, dan akan dilanjutkan pada pekan depan.
"Press Conference pelimpahan dua orang tersangka lainnya kasus proyek pembangunan Pasar Handep Hapakat ini rencanya kita gelar Senin hari. Namun ditunda Minggu depan menunggu informasi selanjutnya, dengan alasan salah satu tersangka dalam keadaan sakit dan di opname di Rumah Sakit Palangkaraya. Kiranya dengan ini mohon dimaklumi oleh rekan-rekan wartawan di Pulpis," ujar Kasat Reskrim Polres Pulang Pisau, Jhon Digul Manra, Senin (5/8/2019).
Saat ini, tambah Jhon Digul Manra, pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap tersangka. "Nanti, akan kita kabari informasi selanjutnya," tukas Jhon Digul Manra.
Sebelumnnya, pembangunan proyek Pasar Handep Hapakat di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau itu telah terjadi penyimpangan proyek berlangsung pada tahun anggaran (TA) 2016, dengan nilai kontrak Rp4,8 miliar lebih. Setelah dilakukan  diaudit oleh BPK-RI, total kerugian dari pembangunan proyek tersebu mencapai Rp2 miliar lebih.[manan]
loading...
TAG